Pendidikan

Disdikpora Gunungkidul Pastikan UASBN dan UNBK Berjalan Lancar

UASBN di tingkat SD di Gunungkidul akan diikuti oleh 9.582 siswa sedangkan UNBK tingkat SMP akan diikuti oleh 9.782 siswa.

Disdikpora Gunungkidul Pastikan UASBN dan UNBK Berjalan Lancar
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) pada tingkat SD akan dilaksanakan berbarengan dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditingkat SMP.

Merespon hal tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menjamin berlangsungnya kedua ujian tersebut dapat berjalan lancar di Gunungkidul.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid mengatakan, UASBN di tingkat SD di Gunungkidul akan diikuti oleh 9.582 siswa sedangkan UNBK tingkat SMP akan diikuti oleh 9.782 siswa.

Empat Tahapan Make Up Ini Bikin Wajah Cantik Sempurna

"Kami sudah lakukan pemantauan ke sejumlah SD dan SMP kami menjamin bahwa ujian yang akan dilaksanakan pada Senin (22/4/2019) dapat berjalan dengan lancar. Soal untuk UASBN sudah dikirim kepada korwil sementara untuk UNBK sudah dilakukan sinkronisasi," katanya pada Tribunjogja.com, Minggu (21/4/2019).

Bahron menuturkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah untuk menyediakan genset di masing-masing sekolah.

"Selain koordinasi dengan sekolah kami juga telah menyiapkan help desk, help desk nantinya bertugas untuk membantu operatior yang ada di sekolah-sekolah jika terjadi masalah. Jadi help desk ini akan membimbing operator untuk menyelesaikan kendala yang dialami," katanya.

Ia menuturkan, jika jarak masih memungkinkan dan masalah tak kunjung selesai ditangani oleh operator, help desk nantinya akan langsung terjun untuk memperbaiki kendala yang dialami sekolah.

USBN SD/MI dan UNBK SMP/MTs Dilaksanakan Secara Bersamaan

"Untuk tim help desk sendiri di Gunungkidul berjumlah 10 orang, help desk sendiri dibentuk untuk antisipasi akan terjadinya masalah seperti masalah jaringan pada komputer," katanya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah berharap USBN dan UNBK bisa berjalan dengan lancar.

Harapannya, hasil ujian bisa lebih baik dibanding tahun lalu.

"Semoga anak-anak bisa lancar dalam melaksaanakan USBN dan UNBK," katanya.

Dia berharap peran aktif selain dari sekolah, tetapi juga orang tua untuk mendampingi putra putrinya dalam belajar.

"Peran orang tua sangat besar mendorong anak kita semakin berkualitas," katanya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved