Caleg Jangan Khawatir, Jika Stres Kalah Pemilu Biaya Bakal Ditanggung BPJS

BPJS Kesehatan menanggung biaya pengobatan bagi calon legislatif (caleg) yang stres akibat gagal pada Pemilu 2019.

Caleg Jangan Khawatir, Jika Stres Kalah Pemilu Biaya Bakal Ditanggung BPJS

TRIBUNJOGJA.COM, KARAWANG - Proses pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan segera digelar Rabu (17/4/2019). Tak hanya calon presiden dan wakil presiden saja yang maju dalam kontestasi politik besok.

Namun calon anggota legislatif mulai DPRD kabupaten/kota, provinsi, DPR RI serta Dewan Perwakilan Daerah  bertarung merebut suara rakyat.

Seperti agenda politik lima tahunan sebelumnya, pascapemungutan suara ada sejumlah calon legislatif (caleg) stres lantaran kalah dalam pemilihan umum. 

Sejumlah rumah sakit jiwa pun mulai bersiap menerima caleg stres yang butuh perawatan. 

Ternyata, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 
menanggung biaya pengobatan bagi calon legislatif (caleg) yang stres akibat gagal pada Pemilu 2019.

Demikian disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang Unting Patri Wicaksono Pribadi dilansir dari kompas.com, saat konferensi pers soal pembayaran klaim di Kantor BPJS Kesehatan Karawang, Selasa (16/4/2019). "Para caleg tak perlu khawatir, jika depresi karena gagal pemilu akan kami biayai sampai sembuh. Asal
terdaftar, punya kartu dan aktif membayar premi, artinya tidak
menunggak pembayaran," kata Unting.

Unting mengungkapkan, prosedur pembiayaan tersebut sama seperti pasien BPJS
Kesehatan dengan penyakit umum.

Penyakit para caleg gagal ini dijamin BPJS Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 tahun 2014 tentang Tarif Standar Pelayanan JKN, yang menyebutkan, BPJS bisa membiayai peserta yang menderita depresi, gangguan kepribadian, gangguan bipolar, skizofrenia dan berbagai
penyakit mental lainnya.

Pembiayaan itu, kata dia, bisa mencakup pengobatan dari mulai stres ringan, sedang, hingga berat.

BPJS akan mengobati para caleg yang depresi, mulai dari pemeriksaan awal sejak dari puskesmas, poliklinik hingga dirujuk ke RSJ Cisarua. "Bahkan, jika para caleg
stres mesti dirujuk ke RSJ akan kami biayai," kata dia.

Hanya saja, kata dia, pihaknya tidak mengetahui berapa jumlah caleg yang terdaftar
sebagai peserta BPJS Kesehatan di Karawang dan Purwakarta.

"Untuk jumlah (caleg) dan orang per orangnya saya kurang tahu," katanya. Pada
Pemilu 2019 ini, ada sebanyak 668 mengikuti kontestasi menuju kursi
DPRD Karawang. Belum lagi yang nyaleg di tingkat provinsi hingga DPR
RI.(*)

Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved