Atap Ruang Kelas SMKN 1 Cileungsi Roboh, Timpa Puluhan Siswa yang Tengah Belajar

Atap ruang kelas di SMKN 1 Cileungsi roboh dan timpa puluhan siswa yang tengah belajar di kelas

|
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/PUTRA RAMADHANI ASTYAWAN KONTRIBUTOR BOGOR
AMBRUK : Kondisi ruang kelas siswa SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor yang ambruk. Tangkapan layar video warga 

TRIBUNJOGJA.COM, BOGOR - Suasana kegiatan belajar mengajar di ruang kelas SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor pada Rabu (10/9/2025) siang yang awalnya berjalan lancar tiba-tiba berubah menjadi kepanikan.

Sebab, atap ruang kelas di lantai 2 gedung sekolah tersebut ambruk dan menimpa para siswa.

Sejumlah siswa pun mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara dari video yang beradar, terlihat ruangan kelas hancur dengan besi baja ringan dan genting berserakan hampir menutupi seluruh ruangan.

Total ada 31 orang yang mengalami luka dalam kejadian ini.

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat para siswa tengah mengikuti kegiatan belajar.

Baca juga: Sidang Lanjutan Kasus Penabrak Mahasiswa FH UGM,  Eksepsi Christiano: Dakwaan JPU Tidak Cermat

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran.

Petugas langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Tim yang mendapat laporan bergegas menuju lokasi untuk melakukan penanganan. 

"Tim mendapatkan laporan dari pihak sekolah SMKN 1 Cileungsi bahwa telah terjadi ambruknya atap bangunan sekolah di lantai 2," kata Yudi seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh siswa, kata Yudi, sebelum atap ambruk, terdengar suara seperti reruntuhan dan retakan. 

Suara itu langsung diikuti ambruknya atap sehingga para siswa yang belajar di bawahnya tidak sempat menyelamatkan diri.

Alhasil, para siswa tertimpa material baja ringan dan genteng.

"Menimpa pelajar yang sedang belajar di 3 ruangan kelas dan 1 ruangan aula," ucapnya. 

Data sementara menunjukkan total 31 orang mengalami luka-luka dalam kejadian ini.

Rinciannya, 26 korban dilarikan ke RS Thamrin Cileungsi dan 5 orang lainnya ke RS Merry Cileungsi.

"Korban dilakukan perawatan intensif di UGD. Informasi terakhir, siswa yang luka ringan sudah dipulangkan dari RS Thamrin," pungkasnya. 

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved