Yogyakarta

Hadapi Cuaca Ekstrem, AP 1 Yogyakarta Tingkatkan Pengawasan Kondisi Bandara Adisutjipto

Curah hujan yang tinggi belakangan ini sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Adisutjipto.

Hadapi Cuaca Ekstrem, AP 1 Yogyakarta Tingkatkan Pengawasan Kondisi Bandara Adisutjipto
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
General Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Angkasa Pura (AP) 1 Cabang Yogyakarta semakin meningkatkan pengawasan keamanan kondisi Bandara Internasional Adisutjipto saat ini.

Pasalnya menurut General Manager AP 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama, curah hujan yang tinggi belakangan ini sempat mengganggu aktivitas penerbangan di bandara tersebut.

"Hari Minggu lalu misalnya, ada 4 pesawat yang tidak bisa mendarat lantaran jarak pandangnya terlalu pendek," jelas Pandu ditemui Tribunjogja.com pada Selasa (19/03/2019) di Platinum Hotel Yogyakarta.

Menurut Pandu, beberapa pesawat tersebut memutuskan untuk kembali ke bandara asal.

Lainnya, mengalihkan penerbangan ke Solo.

Keempatnya diketahui sudah berputar-putar di udara (holding) selama satu jam.

Pandu pun menyebut penutupan bandara saat itu termasuk yang terlama lantaran kondisi cuaca.

"Biasanya 30 menit sudah clear. Kemarin itu bandara close sampai 1 setengah jam," kata Pandu.

Baca: Penjelasan BMKG Siklon Tropis Savannah Sebabkan Cuaca Ekstrem di Jateng dan Yogyakarta

Pihak AP 1 Yogyakarta sendiri menurut Pandu meningkatkan pengawasan kondisi bandara, terutama saat cuaca ekstrem.

Pengawasan dilakukan pada genangan air di landasan pacu yang bisa berpengaruh pada aktivitas penerbangan.

Menurutnya, jika genangan air ketebalannya lebih dari 3 mm, maka pihak bandara akan memperingatkan pilot pesawat tentang adanya potensi hydroplaning.

Selain genangan air, pihak bandara juga memastikan jarak pandang pilot bisa mencapai lebih dari 1 km saat cuaca buruk, agar penerbangan bisa dilakukan.

"Sejauh ini genangan air masih di bawah 2 mm saat hujan deras. Namun jika jarak pandang kurang dari 1 km, kami tetap memutuskan bandara ditutup sementara," kata Pandu.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved