Jawa

Imbas Kecelakaan Wisata Tubing, Pemkab Tutup Seluruh Wisata River Tubing di Magelang

Evaluasi menyeluruh akan dilakukan kepada seluruh operator tubing setelah kejadian empat orang wisatawan yang tewas setelah hanyut

Imbas Kecelakaan Wisata Tubing, Pemkab Tutup Seluruh Wisata River Tubing di Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Wisata Tubing Little Ubud yang ada di Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, yang ditutup hingga batas waktu tak ditentukan setelah kejadian kecelakaan wisatawan hanyut saat tubing, Kamis (14/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Imbas dari kecelakaan wisata tubing yang menewaskan empat orang wisatawan di Magelang, Pemerintah Kabupaten Magelang langsung menutup sementara 22 operator wisata river tubing di Kabupaten Magelang per Kamis (14/3/2019) hingga batas waktu yang tak ditentukan.

"Atas perintah Bupati, kita sampaikan surat edaran bahwa per hari Kamis (14/3) ini, seluruh river tubing yang ada di Magelang ditutup, sampai dengan waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu waktu untuk evaluasinya," ujar Iwan Sutiarso, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Kamis (14/3/2019).

Evaluasi menyeluruh akan dilakukan kepada seluruh operator tubing setelah kejadian empat orang wisatawan yang tewas setelah hanyut terbawa banjir saat sedang berwisata tubing di Little Ubud, di Kali Gono, Dusun Tampir Wetan, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Rabu (13/3/2019) lalu.

Baca: Kecelakaan Tubing di Magelang, Kapolres Sebut Kegiatan Wisata Tubing Tak Kantongi Izin

Beberapa yang akan dievaluasi adalah sumber daya manusia, peralatan dan kelayakan sarana prasarana wisata.

Karakter sungai dan mitigasi potensi bencana dari banjir, banjir bandang, tanah longsor juga dipetakan.

"Kita perlu mengenali karakter sungai, dan mitigasi potensi bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor dan sebagainya, dengan menjaga daerah aliran sungai, melakukan pembersihan sungai, drainase, saluran air di wilayah masing-masing, Kami sedang lakukan evaluasi," kata Iwan.

Terkait dengan perijinan dari operator wisata river tubing di Magelang, untuk operator little ubud sendiri, Iwan sedang memeriksa perijinannya di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)

"Perijinan sedang kita cek di DPMTSP. Kesimpulannya, semuanya ditutup, ini sedang diantarkan surat edarannya. sudah kami umumkan melalui media kami. Kami harus melakukan evaluasi menyeluruh bagi pengelola terutama, river tubing di sungai yang potensi kerawanannya paling tinggi," kata Iwan.

Baca: Ini Identitas WNA Malaysia Korban Tubing di Magelang

Sementara itu, Pengawas Bumdes Amanah yang membawahi wisata tubing Little Ubud di Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Magelang, Sri Hardono, menuturkan, pengelolaan wisata tubing di little ubud semula oleh Singgono, lalu bekerja sama dengan Little Ubud.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved