Yogyakarta

Diusulkan Tes CPPPK, Forum Honorer K2 DIY Tetap Menolak

Pengurus Forum Honorer K2 DIY, Eko Mujiyanta menegaskan pihaknya tetap menolak PPPK untuk solusi penyelesaian K2 Indonesia.

Diusulkan Tes CPPPK, Forum Honorer K2 DIY Tetap Menolak
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Pengurus Forum Honorer K2 DIY, Eko Mujiyanta menegaskan pihaknya tetap menolak PPPK untuk solusi penyelesaian K2 Indonesia.

Sistem menjadi PPPK ini juga terlihat memaksakan kehendak karena konsep dan petunjuk teknisnya belum ada.

“Secara prinsip kami tetap menolak PPPK apapun dalilnya. Ini sifatnya memaksa kehendak BKN dan MenpanRB,” ujarnya kepada Tribunjogja.com, Senin (11/2/2019).

Pemaksaan kehendak tersebut, ujar Eko karena turunan PP dan Juknisnya belum ada.

Selain itu, masa kontrak hanya 2 tahun dan dalam UU ASN tidak ada klausul dari PPPK bisa mnjdi PNS.

Selain itu PPPK juga akan jadi profesi yang semula disandangnya atau tidak bisa berkembang, tidak bisa naik jabatan, tidak bisa naik golongan, dan lainnya.

Baca: Palette: Tips Memakai Maskara untuk Pemula

PPPK juga tidak mendapatkan tunjangan pensiun dan tunjangan hari tua.

Seorang PPPK juga sewaktu-waktu akan diberhentikan sesuka hati oleh pembuat kebijakan yang menandatangani PPPK dengan pemutusan hubungan perjanjian kerja.

Di samping itu, perekrutannya harus melalui enam tahap, bersaing dengab umum dan usia muda 20 tahun sampai masa BUP 58 tahun. 

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved