Kriminal

Diduga Tak Kuasa Menahan Cemburu, Suami Bacok Pria yang Minta Kerokan Istrinya

Diduga terbakar api cemburu Deni Kurniawan warga Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah, membacok Supriyanto menggunakan sabit.

Diduga Tak Kuasa Menahan Cemburu, Suami Bacok Pria yang Minta Kerokan Istrinya
IST
Korban Supriyanto dirawat di pusat kesehatan setelah dibacok Deni Kurniawan, suami dari Leni Martina, Selasa (8/1/2019) 

TRIBUNjogja.com BOYOLALI ----- Diduga terbakar api cemburu Deni Kurniawan warga Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah, membacok Supriyanto menggunakan senjata tajam berupa sabit.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kejadian pembacokan itu terjadi pada Selasa (8/1/2019).

Kronologi kejadian bermula dari korban Supriyanto mendatangi rumah pelaku Deni Kurniawan pada Selasa pagi pukul 09.00 WIB.

Maksud kedatangan korban yaitu meminta kerokan istri dari pelaku yang bernama Lela Martina.

"Jadi si korban ini meminta izin Deni Kurniawan untuk meminta tolong istri Deni, Lela Martina mengerok badannya," kataKasatreskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto dikutip Tribunjogja.com dari Tribun Jateng, Rabu (9/1/2019).

Saat meminta izin itu, Deni pun mengatakan agar Supriyanto menunggu istrinya yang sedang berada di pasar.

Satu jam kemudian, Lela pulang dari pasar, dan korban meminta Lela untuk badannya dikerok.

Saat dikerok, menurut AKP Willy, pelaku juga berada di dalam rumah.

Pukul 10.20, korban selesai dikeroki dan pulang ke kos-kosan.

Baca: Setelah Vanessa Angel, Tak Lama Lagi Polisi Panggil Lima Artis Berinisial AC, TP, BS, ML dan RF

Baca: Ular Piton Ukuran Jumbo Lilit Ibu dan Anak di Gunungkidul, Keduanya Sempat Kewalahan Saat Adu Kuat

Pukul 13.45, AKP Willy mengatakan pelaku tiba-tiba menelepon korban untuk datang ke rumahnya lagi.

Sampai di rumah pelaku, korban tiba-tiba dipukul oleh pelaku dan disabit hingga tangan dan punggungnya terluka parah.

Istrinya yang mencoba melerai juga terkena sabetan suaminya.

Lela terluka di bagian jempol dan jari telunjuk.

"Langsung oleh tetangga dibawa ke rumah sakit Sisma Medika Karanggede. Pelaku langsung melarikan diri," ujar AKP Willy.

Dari aksi penganiayaan ini barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 1 bilah sabit dan juga 1 potong sarung warna coklat yang dipakai korban saat bertamu di rumah pelaku.

"Hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran," ujarnya. (*)

Editor: iwe
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved