Yogyakarta

Polda DIY: Radikalisme Ada di Daerah dengan Toleransi Rendah

Menanggapi PMP yang akan kembali menjadi mata pelajaran di sekolah. Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto secara pribadi menyatakan setuju

Polda DIY: Radikalisme Ada di Daerah dengan Toleransi Rendah
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menanggapi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang akan kembali menjadi mata pelajaran di sekolah. Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto secara pribadi menyatakan setuju.

Menurutnya Pancasila memiliki nila-nilai positif yang bisa dipelajari, khususnya dalam hal toleransi.

Ia pun secara pribadi mendukung jika PMP menjadi materi dalam pelajaran di sekolah.

"Kalau soal PMP, secara pribadi saya setuju. tetapi ini bukan mewakili kepolisian ya. Pancasila itu memiliki nila-nilai yang sangat bagus. Pancasila mengajarkan tentang Ketuhanan, hubungan dengan sesama, bagaimana toleransi, dan demokrasi," katanya Kamis (29/11/2018).

Baca: Wacana Kembalikan PMP Dapatkan Beragam Reaksi di SMP N 2 Wonosari Gunungkidul

"Ya secara pribadi kalau itu mau jadi mata pelajaran lagi di sekolah saya setuju saja. kayaknya sekarang sudah tidak diajarkan di sekolah," sambungnya.

Saat disinggung mengenai PMP bisa menangkal radikalisme, ia mengatakan radikalisme bisa tumbuh di daerah yang toleransi kepada sesama rendah.

Hal itu tentu berbeda dengan Yogyakarta yang memiliki toleransi tinggi.

Menurutnya Yogyakarta adalah miniatur Indonesia, karena berbagai suku ada di Yogyakarta.

"Orang yang radikal itu kan orang yang tolenransinya rendah. Kalau di Yogyakarta ini kan toleransi tinggi, city of tolerance. Berbagai suku dan agama itu ada di Yogyakarta, acara-acara keagamaan juga di Yogyakarta. Sangat toleransi," katanya.

Ia melanjutkan, kemungkinan warga Yogyakarta terpapar radikalisme tetap ada.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved