Maulid Nabi 2018

Gus Sholah: Nabi Muhammad Tak Pernah Tebar Kebencian dalam Berpolitik

Memperingati Maulid Nabi, KH Solahudin Wahid atau Gus Sholah, mengajak para politisi di Indonesia meneladani cara berpolitik Nabi Muhammad SAW.

Gus Sholah: Nabi Muhammad Tak Pernah Tebar Kebencian dalam Berpolitik
Moh Syafii/Kompas.com
Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH. Salahuddin Wahid 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang yang juga adik mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur), KH Solahudin Wahid atau Gus Sholah, mengajak para politisi di Indonesia meneladani cara berpolitik Nabi Muhammad SAW.

Kata Gus Sholah, di momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak sifat-sifat nabi yang bisa diteladani politisi di Indonesia dalam konteks komunikasi politik.

Diantaranya, Nabi selalu berkomunikasi dengan cara yang baik dan tidak menebar kebencian dan permusuhan.

"Dalam Alquran Surat Ali Imron 159 disebutkan bahwa Nabi selalu menyampaikan pesan dengan santun, lemah lembut dan tidak perna menebar kebencian, tidak memaksa dan tidak menyerang orang dalam perkataannya," kata Gus Sholah dikonfirmasi, Senin (19/11/2018).

Nabi dalam ajarannya juga seorang yang jujur dan dapat dipercaya. Jujur menurutnya adalah menyampaikan fakta apa adanya dan tidak menutupi fakta untuk kepentingan tertentu, apalagi sengaja menyebar berita hoaks.

"Saya rasa masih banyak sifat Nabi yang perlu diteladani bagi para politisi di negeri ini. Jika cukup melakukan 3 sifat saja yakni jujur, dapat dipercaya dan berkata baik, itu sudah bagus jika benar diterapkan," jelasnya.

Sifat-sifat Nabi tersebut bahkan berlaku tidak hanya dalam konteks berpolitik saat ini, namun juga relevan diterapkan dalam kehidupan manusia baik bagi seorang pemimpin, seorang bapak, maupun individu dalam kehidupan sehari-hari.

Gus Sholah juga menyinggung banyaknya fenomena dakwah dan khutbah Jumat di masjid dengan materi menghujat dan menyerang kelompok lain.

Kata dia, materi dakwah tersebut sudah tidak sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya pengurus masjid perlu melakukan seleksi materi dan pendakwah atau khotib salat Jumat yang akan beraktivitas di masjid. "Saya rasa pengurus masjid perlu menertibkan hal-hal semacam itu," ujarnya. (Achmad Faizal)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gus Sholah: Nabi Muhammad Tidak Pernah Menebar Kebencian dalam Berpolitik"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved