Sleman

Petakan 10 Daerah Rawan Gangguan Kamtibmas, Satpol PP Sleman Bentuk Jaga Warga

Satpol PP Sleman terus berupaya untuk mendeteksi dini dan mencegah gangguan Kamtibmas-trantibum di wilayahnya.

Petakan 10 Daerah Rawan Gangguan Kamtibmas, Satpol PP Sleman Bentuk Jaga Warga
TRIBUNJOGJA.COM / Pradito Rida
Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Hery Sutopo saat memberikan keterangan terkait pembentukkan jaga warga guna mendeteksi dan mencegah secara dini gangguan Kamtibmas-trantibum, Senin (8/10/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus berupaya untuk mendeteksi dini dan mencegah gangguan keamanan ketertiban masyarakat, ketentraman dan ketertiban umum (Kamtibmas-trantibum) di wilayahnya.

Karenanya, Satpol PP Kabupaten Sleman meningkatkan pembentukan jaga warga di setiap pedukuhan.

Baca: Satpol PP Sleman Ajak Masyarakat Proaktif Perangi Sampah Visual

Bahkan, Satpol PP Sleman telah memetakan 10 daerah yang perlu diantisipasi terkait gangguan kamtibmas.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sleman, Hery Sutopo mengatakan, bahwa jaga warga telah tertuang dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) yang ditandatangani bulan Agustus lalu.

Menurutnya, Perbup tersebut baru pertama di Indonesia dan pihaknyalah yang menginisiasi.

Dengan dibentuknya Perbub tersebut, pihaknya lantas melakukan mapping atau pemetaan terhadap daerah yang dianggap rawan akan gangguan Kamtibmas-trantibum.

Mengingat dengan hal itu, pihaknya dapat mendeteksi dan mencegahnya lebih awal.

"Dari 17 Kecamatan, kita sudah mapping 10 Kecamatan yang dianggap rawan, yaitu Kecamatan Depok, Godean, Gamping, Mlati, Sleman, Kalasan, Ngaglik, Prambanan, Tempel dan Pakem," katanya pada Tribunjogja.com, Senin (8/10/2018).

Meski hanya 10 yang masuk daerah rawan, 7 Kecamatan lainnya bukan tidak mungkin berpotensi menjadi daerah rawan, hal itu karena potensi gangguan kamtibmas-trantibum dapat sewaktu-waktu muncul.

Diungkapkannya, ke-10 Kecamatan itu masuk dalam daerah rawan mengingat padatnya penduduk yang tinggal dan mobilitasnya yang terbilang tinggi.

Halaman
12
Penulis: rid
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved