Sleman

Polda DIY Ungkap 13 Kasus Curas dan 27 Tersangka Selama Operasi 'Curas Progo 2018'

Pengungkapan kasus ini berhasil dilaksanakan selama 14 hari digelarnya operasi Curas Progo 2018

Polda DIY Ungkap 13 Kasus Curas dan 27 Tersangka Selama Operasi 'Curas Progo 2018'
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo (Kiri) didampingi Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto saat memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus selama Operasi Curas Progo 2018. Tampak pula beberapa barang bukti hasil curas para tersangka. Kamis (20/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Polda DIY berhasil mengungkap 13 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan meringkus 27 orang tersangka.

Pengungkapan kasus ini berhasil dilaksanakan selama 14 hari digelarnya operasi Curas Progo 2018.

Rata-rata tersangka masih tergolong muda, bahkan, beberapa diantaranya masih berusia di bawah umur.

Kendati demikian, polisi tetap memproses mereka dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain mengungkap kasus yang dijadikan target (TO) dalam operasi tersebut, Polisi turut mengungkap beberapa kasus yang merupakan non TO.

Dari operasi Curas Progo 2018, Polisi menyita 47 barang bukti meliputi smartphone, sepeda motor dari berbagai jenis dan sejumlah uang tunai hasil dari aksi yang dilakukan para tersangka.

Direktur Ditreskrimum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo, mengatakan bahwa operasi tersebut juga sebagai cipta kondisi menjelang digelarnya operasi Mantap Brata Progo.

Selain itu, dari operasi yang dimulai tanggal 1-14 September pihaknya berhasil meringkus 27 tersangka yang terbukti melakukan tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan berbagai modus operandi.

Dari ke-27 tersangka, 8 tersangka di antaranya merupakan hasil dari pengembangan yang dilakukan oleh pihaknya, atau disebut non TO.

"Jadi selama 14 hari operasi (Curas Progo 2018), kami ungkap 19 kasus curas dan 6 diantaranya non TO. Untuk tersangkanya ada 27 dan rata-rata masih muda semua," katanya kemarin, Kamis (20/9/2018) kemarin.

Lebih lanjut, dari pengungkapan kasus selama operasi tersebut, pihaknya menyita 47 barang bukti (BB) hasil kejahatan para tersangka.

Dari jumlah tersebut, didominasi barang bukti berupa smartphone, sepeda motor berbagai jenis dan sejumlah uang tunai.

"Yang beraksi lebih dari sekali ada, rata-rata mereka itu merampas barang secara paksa sambil mengancam korbannya. Saat beraksi ada yang ngancam korbannya pakai sajam juga," ucapnya. (*)

Penulis: rid
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved