Sleman
Ikut Lomba Permainan Tradisional, ASN Pemkab Sleman Rasakan Kehidupan di Masa Lalu
Ikut Lomba Permainan Tradisional, ASN Pemkab Sleman Rasakan Kehidupan di Masa Lalu
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Perlombaan permainan tradisional yang digelar oleh Pemkab Sleman mendapatkan sambutan positif dari para aparatur sipil negara (ASN).
Mereka mengaku cukup gembira karena bisa mengikuti perlombaan yang digelar di lapangan Pemkab ini.
" Saya seperti dibawa ke masa kecil dulu lewat lomba bakiyak ini,"kata Nensi Wulandari (43) Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Inspektorat Sleman seusai mengikuti lomba bakiyak tim yang diselenggarakan di Lapangan Pemda Sleman (15/8/2018).
Nensi mengungkapkan, kunci utama dari permainan bakiyak tim ini adalah kerjasama dan kekompakan antar tim. Apalagi posisi dia yang berada di depan, dia harus bisa memimpin kedua temannya yang ada dibelakangnya.
"Tadi saya kan di depan, jadi harus bisa memandu. Awalnya kita berdiskusi dulu sebelum bermain. Jadi dalam hitungan ketiga harus sama kakinya, kanan atau kiri dulu," terangnya.
Baca: Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-73, Pemkab Sleman Gelar Lomba Permainan Tradisional
Dia mengatakan, permainan tradisional memang seharusnya dipopulerkan kembali. Selain melekatkan hubungan, juga melatih untuk bekerjasama antar tim.
"Kita harus mempopulerkan tradisi peninggalan nenek moyang kita. Ini seperti membuka memori saya lagi. Dirumah kemarin anak saya juga ikutan lomba," terangnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Asyhari (47) yang juga merupakan ASN dari Inspektorat Sleman.
Asyhari yang mengikuti lomba Gobak Sodor mengaku kekompakan dan kelincahan adalah kunci untuk memenangkan lomba Gobak Sodor.
"Waktu kecil juga sering main. Tapi ini peraturannya beda sama yang dulu. Jadi tadi saya agak bingung. Tapi memang juga akhirnya. Kuncinya kerjasama dan kelincahan kalau Gobak Sodor," terangnya. (tribunjogja)