Home »

DIY

» Sleman

Sleman

BNN Sleman Sebut Sejumlah Wilayah Rawan 1 Narkoba

Indikator dari tingkat kerawanan tersebut berdasarkan jumlah kasus narkoba yang terungkap di wilayah tersebut.

BNN Sleman Sebut Sejumlah Wilayah Rawan 1 Narkoba
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sleman Kuntadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala BNN Sleman Kuntadi menyatakan ada sejumlah wilayah yang masuk kategori Rawan 1 Narkoba.

"Wilayah yang masuk Rawan 1 antara lain Depok, Gamping, Melati, Ngaglik, dan Kalasan," ungkap Kuntadi saat jumpa pers hari Jumat (20/07/2018).

Baca: Sosialisasikan Anti Narkoba, 44 Desa di Sleman Miliki Satgas Khusus

Indikator dari tingkat kerawanan tersebut berdasarkan jumlah kasus narkoba yang terungkap di wilayah tersebut.

Dari sejumlah kasus yang terungkap, sebagian besar pelakunya merupakan usia produktif.

"Rata-rata merupakan pekerja, pelajar, dan mahasiswa," jelas Kuntadi.

Meskipun demikian, Kuntadi menjelaskan saat ini kasus narkoba sudah banyak berkurang.

Hal tersebut didukung dengan angka prevalensi narkoba DIY yang berkurang jauh.

Menurutnya, saat ini angka prevalensi DIY mencapai 1,19.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, angka ini Lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai angka 2,27.

Baca: Kampanyekan Anti Narkoba, BNN Sleman Gelar Senam Massal di Banyuraden

"Tahun lalu kita ranking 8 untuk kasus narkoba terbanyak. Sekarang turun ke ranking 25 dari 34 provinsi di Indonesia," kata Kuntadi.

Menurut Kuntadi, capaian ini merupakan hasil dari sosialisasi Program Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Kita gencar melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa, termasuk pembentukan Satgas khusus," ungkap Kuntadi.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help