Bandara NYIA Kulonprogo

700 Personil Dikerahkan untuk Amankan Pembersihan Lahan Pembangunan NYIA Kulonprogo

Personel gabungan terdiri dari unsur kepolisian, militer, Satpol PP, dan 80 orang relawan kemanusiaan.

700 Personil Dikerahkan untuk Amankan Pembersihan Lahan Pembangunan NYIA Kulonprogo
TRIBUNJOGJA.COM / Hening Wasisto
Upaya pembersihan lahan bandara di Temon, Kulonprogo, pada Kamis (19/7/2018), telah merobohkan sedikitnya 23 rumah milik pegiat Paguyuban Warga Penolak Penggusuran Kulonprogo (PWPP-KP). 

TRIBUNJOGJA.COM - Proses pembersihan lahan pembangunan NYIA di Temon, Kulonprogo, Kamis (19/7/2018), berlangsung cukup cepat.

Pembersihan lahan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB.

Ada sekitar 700 personel gabungan yang turut terlibat dalam kegiatan itu.

Baca: Eksekusi Rumah Warga PWPP-KP, Angkasa Pura Klaim Sudah Terapkan Perlindungan HAM

Personel gabungan terdiri dari unsur kepolisian, militer, Satpol PP, dan 80 orang relawan kemanusiaan.

Dari pantauan Tribunjogja.com, mereka terbagi dalam empat tim yang bekerja bersamaan secara paralel dan berpencar.

Masing-masing tim terdapat dua unit backhoe.

Sebelum dirobohkan, rumah dikosongkan terlebih dulu oleh petugas.

Prosesnya dimulai dengan pembacaan keputusan hukum atas status pembebasan tanah oleh petugas AP I dan warga penghuni rumah diminta segera keluar rumah.

Seluruh perabotan di dalamnya juga dikeluarkan.

Baca: PT Angkasa Pura I Robohkan Rumah Milik Warga Penolak Proyek NYIA

Beberapa warga di antaranya terus bertahan di dalam rumah dan menolak keluar sehingga petugas kemudian mencongkel daun pintu secara paksa.

Halaman
123
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help