Sleman

Dinas Perindag Sleman akan Berlakukan E-Retribusi di Pasar Tradisional

Penerapan kebijakan ini menurutnya sebagai metode untuk beberapa permasalahan yang ada di pasar dan pengelolaannya.

Dinas Perindag Sleman akan Berlakukan E-Retribusi di Pasar Tradisional
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Tri Endah Yitnani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman saat ditemui media di ruang rapat setda B Komplek Kantor Bupati Sleman, Selasa (10/7/2018) menjelaskan perihal penerapan E-retribusi di pasar tradisional di daerah Sleman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Wahyu Setiawan Nugroho

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman akan memberlakukan tarikan retribusi secara elektrik atau e-retribusi di Pasar Tradisional.

Hal ini disampaikan Tri Endah Yitnani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman dalam jumpa media di Ruang Rapat Setda B, Komplek Kantor Bupati Sleman, Selasa (10/7/2018).

Pihaknya pada tahun ini akan memberlakukan E-retribusi pada empat pasar tradisional, diantaranya yakni Pasar Gentan, Pasar Cebongan, Pasar Sleman dan Pasar Parambanan.

Baca: Kontrol Harga Cabai, Pemkab Akan Fokuskan Stok untuk Wilayah Sleman

"Penarikan E-retribusi akan diberlakukan bagi kios, adapun untuk pedagang di telasaran dan Los belum diterapkan," ucapnya kepada media.

Sementara itu, pihaknya menargetkan tahun 2021 penerapan E-retribusi ini sudah diberlakukan di 26 pasar tradisional yang ada di Sleman.

Penerapan kebijakan ini menurutnya sebagai metode untuk beberapa permasalahan yang ada di pasar dan pengelolaannya.

Beberapa pertimbangan dengan penerapan E-retribusi ini diantaranya yakni sebagai kebijakan untuk mencari metode baru terkait keterbatasan personel pengelola pasar dan masalah lainnya.

Baca: Pria Kebumen Pelihara 10 Piton di Rumahnya, Sebulan Butuh 100 Ekor Ayam untuk Pakan

"Selain itu juga sebagai cara untuk menekan angka kebocoran retribusi sehingga retribusi tidak bisa lagi di manipulasi dan akan masuk ke kas daerah," katanya.

Program E-retribusi ini akan resmi diluncurkan pada gelaran Pameran Potensi Daerah (PPD) 2018 Kabupaten Sleman yang akan berlangsung pada 12-21 Juli 2018 mendatang.

Selain itu penerapan metode baru ini merupakan langkah pemkab untuk mewujudkan Visi Bupati Sleman yakni Sleman sebagai Smart Regency.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help