Kulonprogo

Antisipasi Kekeringan, Warga Kulonprogo Manfaatkan Air Sumur Tua

Kekeringan di Kulonprogo membuat masyarakat harus menggantungkan kebutuhan air bersihnya dari sumber-sumber yang ada.

Antisipasi Kekeringan, Warga Kulonprogo Manfaatkan Air Sumur Tua
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Warga pedukuhan Turus, Nanggulan tengah mengambil air dari Sumur Gedhe. Sumur tua itu menjadi andalan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih saat musim kemarau. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kulonprogo membuat masyarakat harus menggantungkan kebutuhan air bersihnya dari sumber-sumber yang ada.

Demikian pula masyarakat Pedukuhan Turus, Desa Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan yang mengandalkan Sumur Gedhe untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Masyarakat pedukuhan tersebut mulai mengalami kesulitan mendapat air bersih menyusul ditutupnya saluran induk irigasi Kalibawang sejak pertengah April 2018.

Baca: Atasi Kekeringan, Aliran Irigasi Kalibawang Bakal Dibuka 1 Agustus

Sejak saat itu air dalam sumur warga di sepanjang wilayah aliran irigasi tersebut mulai menyusut drastis.

Volume air sumur hanya cukup untuk kebutuhan masak memasak sedangkan untuk mandi dan cuci warga mengambil air dari Sumur Gedhe.

"Hanya Sumur Gedhe saja sumber air terdekat yang masih mengalir meskipun jaraknya sekitar 500 meter dari rumah," jelas Ketua RT 14/5 Pedukuhan Turus, Turut pada Tribunjogja.com, Selasa (10/7/2018).

Diakui warga, Sumur Gedhe hampir tak pernah mengering dan selalu menjadi andalan ketika warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih dari sumur hasil resapan air irigasi.

Bahkan, dari sumur itu pula warga mendapat air bersih ketika saluran irigasi maupun sumur pribadi itu muncul.

Tak hanya warga Turus, Sumur Gedhe juga dimanfaatkan warga dari wilayah lain seperti Pedukuhan Klampis setelah mengalami dampak pengeringan saluran irigasi Kalibawang.

Pemanfaatan sumur tua itu semakin sering ketika masuk musim kemarau atau ketika ada pemeliharaan saluran irigasi.

Baca: BPBD Harapkan Bantuan Swasta untuk Dropping Air Bersih di Gunungkidul

"Sumur kurang terawat setelah ada saluran irigasi dan warga punya sumur pribadi di rumah masing-masing. Tapi, sekarang kembali lagi memanfaatkan Sumur Gedhe untuk dapat air. Di situ tidak pernah kering meski kemarau panjang," kata warga lainnya, Tumijo.

Kepala Desa Tanjungharjo, Untung Sanyata mengatakan sebagian warganya kesulitan mendapatkan air bersih dengan adanya pengeringan saluran induk Kalibawang.

Antara lain warga di sisi timur saluran irigasi yakni di Pedukuhan Klajuran, Dengok, Turus, Sadang, dan Klampis.

Sedangkan warga di bagian barat atau sisi atas saluran irigasi masih mendapat pasokan air dari PDAM.

"Warga sudah tahu dampaknya (pengeringan saluran irigasi). Harapannya, awal Agustus nanti airnya sudah dialirkan lagi," kata Untung. (*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help