Home »

Jawa

Suhu Ekstrim Dieng

Suhu Dingin Ekstrim di Kawasan Dieng, Inilah Lima Fakta Menarik 'Bun Upas' yang Kini Terjadi

Fenomena bun upas terjadi di seputar kawasan Candi Arjuna hingga di Bukit Sikunir, di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar

Suhu Dingin Ekstrim di Kawasan Dieng, Inilah Lima Fakta Menarik 'Bun Upas' yang Kini Terjadi
Tribun Jogja/ Hendra Krisdianto
dieng3 

TRIBUNJOGJA.COM – Fenomena bun upas kembali terjadi di kawasan Dieng, Jawa Tengah.

Sejak subuh hari ini, Jumat (6/7/2018), tanaman di Dieng diselimuti embun beku berwarna putih, bak terkena salju.

Seperti TribunJogja.com kutip dari Tribun Jateng, fenomena bun upas terjadi di seputar kawasan Candi Arjuna hingga di Bukit Sikunir, di Desa Sembungan Kecamatan Kejajar, Wonosobo.

Bun upas biasa terjadi di Dieng saat puncak musim kemarau.

Baca: Suhu Drop di Angka 5 Derajat Celcius, Tanaman di Dieng Diselimuti Kristal Es

Baca: Suhu Udara Terendah Dieng Hari Ini Mencapai 6 Derajat Celcius !

 Berikut sederet fakta menarik embun beku yang disebut bun upas, seperti dikutip dari berbagai sumber.

1.  Bun Upas artinya Embun Beracun

Masyarakat setempat menamai fenomena embun beku ini dengan sebutan bun upas, yang artinya embun beracun.

Embun ini memang tidak beracun bagi manusia, tetapi bisa mematikan tanaman kentang bila terjadi dalam waktu lama.

Tanaman pertanian di desa Sembungan Kejajar Wonosobo terkena embun beku. (Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki)
Tanaman pertanian di desa Sembungan Kejajar Wonosobo terkena embun beku. (Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki) ()

Tahun 2013 lalu, bun upas merusak puluhan hektare lahan kentang.

2. Ditandai Penurunan Suhu di bawah 5 derajat Celcius

Halaman
12
Penulis: say
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help