Ivanka Trump

Kutip Pepatah 'China' di Twitter, Kicauan Putri Donald Trump Jadi Perdebatan Warganet

Kutip Pepatah 'China' di Twitter, Kicauan Putri Donald Trump Jadi Perdebatan Warganet

Kutip Pepatah 'China' di Twitter, Kicauan Putri Donald Trump Jadi Perdebatan Warganet
sputniknews.com
Ivanka Trump 

TRIBUNJOGJA.COM - Pertemuan puncak Donald Trump dan Kim Jong-un menjadi sejarah baru bagi dunia.

Dua pemimpin yang sempat saling sindir itu akhirnya bertemu, demi menjaga perdamaian.

Pertemuan Trump dan Kim digelar di Singapura, Selasa, (12/6/2018).

Ada sejumlah kesepakatan yang ditandatangani dua pemimpin tersebut, di antaranya adalah soal upaya denuklirisasi Korea Utara.

Menjelang pertemuan bersejarah itu, putri Trump, Ivanka Trump, membuat sebuah kicauan yang diyakini untuk menyemangati ayahnya.

Ia menuliskan sebuah pepatah yang disebutnya berasal dari China, di Twitter.

Baca: Koalisi Pimpinan Arab Saudi Menyerang Kota Pelabuhan Hodeidah di Yaman, 250.000 Warga Sipil Terancam

Namun ternyata, kicauan Ivanka itu menjadi sorotan warganet.

"Mereka yang mengatakan itu tidak dapat dilakukan, seharusnya tidak mengganggu mereka yang melakukannya - pepatah China," kicau Ivanka.

Kicauan itu menjadi perdebatan karena banyak yang tak yakin, bila pepatah tersebut adalah pepatah China.

Salah satu pengguna Weibo seperti dikutip dari Asian Correspondent mengatakan, pepatah itu berasal dari dramawan Irlandia George Bernard Shaw.

Lainnya mengklaim itu berasal dari novelis Amerika James Baldwin.

Quote Investigator, sebuah situs web yang menyelidiki asal-usul kutipan mengatakan, ungkapan itu mungkin telah berevolusi dari sebuah komentar dalam sebuah majalah yang berbasis di Chicago, Illinois, pada pergantian abad ke-20.

Dilansir BBC , ini bukan pertama kalinya Ivanka membuat kesalahan, yang berkaitan dengan pengetahuannya tentang China di Twitter.

Pada tahun 2013 lalu, ia juga pernah membuat kekeliruan.

"Pilih pekerjaan yang Anda sukai, dan Anda tidak akan pernah bekerja dalam sehari pun di hidup Anda,” katanya kala itu. (*)

Penulis: say
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help