Kasus Pembacokan di Wirobrajan

Pelaku Pembacokan di Depan Burjo Wirobrajan Dijerat Pasal Berlapis

Pelaku Pembacokan di Depan Burjo Wirobrajan Dijerat Pasal Berlapis Dengan Ancaman Hukuman Minimal 5 Tahun Penjara.

Pelaku Pembacokan di Depan Burjo Wirobrajan Dijerat Pasal Berlapis
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolresta Yogyakarta AKBP Armaini didampingi Wakapolresta AKBP Ardiyan Mustakim menunjukan ketiga pelaku pembacokan yang terjadi di Burjo Wirobrajan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Ketiga pelaku pembacokan yang melancarkan aksi di depan warung Burjo daerah Wirobrajan dijerat pasal berlapis.

"Ketiga pelaku kita jerat dengan pasal 76 C Juncto pasal 80 ayat (2) Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak atau primair pasal 368 KUHP Subsidair Pasal 170 KUHP, " terang Kapolresta Yogyakarta, AKBP Armaini.

Ketiga pelaku tersebut yakni DMS (19), SVR (17) dan YG (20).

Ketiganya diketahui masih berstatus pelajar kelas 2 di Sekolah Menengah Atas kota Yogyakarta.

Mereka melakukan aksi pembacokan dan perampasan handphone terhadap Alif Rakhman (16) pelajar SMP, pada Kamis (7/6/2018).

Baca: Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembacokan di Wirobrajan, Begini Kronologinya

Adapaun ancaman hukuman bagi pelanggar pasal 76 Juncto pasal 80 ayat (2) Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 yakni kurungan 5 tahun penjara.

Sementara untuk pelanggar pasal 368 KUHP tentang perampasan hak milik terancam hukuman 9 tahun penjara.

Armaini menegaskan bahwa pihaknya bersama jajaran kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen untuk menindak tegas setiap kejahatan anirat yang terjadi di jalan.

"Kejahatan ini bisa merusak kondusifitas keamanan dan kenyamanan Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota tujuan wisata," tegasnya.

"Kami akan tegas, kejahatan anirat akan kami proses hukum (berat)," imbuh dia. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help