Bisnis

Jasa Raharja dan Ditlantas Kunjungi Korban Kecelakaan Lalu Lintas yang Alami Cacat Permanen

PT Jasa Raharja Yogyakarta bersama Ditlantas Polda DIY, Selasa (12/6/2018) mengunjungi korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami cacat permanen

Jasa Raharja dan Ditlantas Kunjungi Korban Kecelakaan Lalu Lintas yang Alami Cacat Permanen
TRIBUNJOGJA.COM / Victor Mahrizal
PT Jasa Raharja Yogyakarta bersama Ditlantas Polda DIY, Selasa (12/6/2018) mengunjungi korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami cacat permanen. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Jasa Raharja Yogyakarta bersama Ditlantas Polda DIY, Selasa (12/6/2018) mengunjungi korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami cacat permanen.

Aksi kepedulian ini sebagai rasa empati untuk para korban laka lantas.

Kasubdit Dikyasa AKBP Sulasmi mengatakan tujuan kunjungan kepada para korban laka lantas ini adalah untuk membangkitkan kembali semangat hidupnya, meski mereka yang mengalami catat tetap bisa mengatasi kekurangannya dalam kehidupan sehari-harinya tanpa merasa perlu berkecil hati.

“Para korban laka lantas yang mengalami cacat tetap inj bukan hanya perlu dukungan materiil tapi juga moril. Kami rangkul mereka untuk turut memberikan masukan kepada para pengguna jalan diluar sana agar lebih berhati-hati,” kata Sulasmi.

Baca: Penting, Ini Besaran Santunan Kecelakaan Jasa Raharja

Ia berharap korban laka lantas kembali bersemangat dan menjadi pelopor dalam kampanye keselamatan berlalulintas.

Dan bisa memberikan pesan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat, terutama pengguna jalan tentang pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas.

Kepala Unit Operasi PT Jasa Raharja Yogyakarta Afriyani menambahkan para korban laka lantas yang mengalami cacat tetap, telah mendapatkan penyelesaian santunan sesuai dengan proporsi kecelakaan mereka.

Afriyani juga mengatakan klaim asuransi Jasa Raharja tidak sesulit apa yang dibayangkan bila mengetahui caranya.

Tahun ini, lanjutnya, Jasa Raharja mulai memanfaatkan perkembangan teknologi dengan meluncurkan aplikasi pengajuan santunan secara online, aplikasi tersebut terintegrasi dengan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kependudukan nasional Kemendagri dan data kecelakaan lalu lintas kepolisian.

Baca: Ditlantas Tetap Lakukan Kegiatan Janur Kuning saat Arus Mudik

“Pihak yang mengajukan santunan cukup mengisi data-data yang telah dirancang dalam diaplikasi. Bila telah memenuhi persyaratan maka secara online Jasa Raharja akan mentransfer dana ke rekening pihak yang mengklaim santunan," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan nilai santunan yang diberikan Jasa Raharja bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai perubahan pada Juni 2017, sebagai berikut: meninggal dunia (ahli waris), naik dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta; Cacat tetap, naik dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta; Biaya perawatan luka-luka maksimal, naik dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta.

Adapun korban laka lantas yang disambangi Dilantas dan Jasa Raharja, yakni Hj Indasah Setiowati (50), warga Godean Sidoagung Sleman yang mengalami laka lantas pada 16 Desember 2016, Suryo Arif Wicaksono (19), warga Cebongan Mlati Sleman yang menjadi korban tabrak lari pada 20 Januari 2018 dan Rongin (48) warga Gumuk Bokoharjo Prambanan yang mengalami laka lantas pada 3 September 2017.(tribunjogja.com)

Penulis: vim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help