Tips Memasak Brokoli Agar Nutrisinya Tidak Hilang

Selain itu, yang paling penting adalah memotong brokoli karena sulforaphane hanya dapat diserap jika sayuran "rusak".

Tips Memasak Brokoli Agar Nutrisinya Tidak Hilang
Health Digest
Ilustrasi: Brokoli 

TRIBUNJOGJA.COM - Sudah banyak yang mengetahui bahwa brokoli adalah sayuran yang baik untuk tubuh.

Sejumlah nutrisi seperti serat, vitamin C dan A, kalsium, dan folat ada dalam sayuran hijau ini.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan cruciferous (bernutrisi tinggi) ini dapat mencegah kerusakan pembuluh darah pada penderita diabetes.

Tak hanya itu, brokoli juga dipercaya dapat menurunkan kadar lemak dalam darah.

Brokoli juga mengandung sulforaphane, yaitu senyawa yang terbukti dapat menangkal kanker. Ini artinya, brokoli adalah sayuran yang baik untuk pencegahan kanker.

Saking banyaknya kandungan dalam brokoli, banyak ibu yang bingung cara mengolah sayuran ini tanpa mengurangi nutrisinya. Lalu, bagaimana cara mengolah brokoli yang benar?

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry mengungkapkan bahwa brokoli yang digoreng mengurangi tingkat fotokimia yang berpotensi melawan kanker.

Meski begitu, para peneliti di China menemukan bahwa memotong brokoli sebelum di masak akan membantu mempertahankan kandungan sulforaphane dalam brokoli.

Para peneliti dari Zhejiang University tersebut melakukan eksperimen dalam mengolah brokoli. Brokoli yang mereka dapat di pasar lokal kemudian dimasak dengan berbagai cara.

Dilansir dari Body and Soul, Jumat (09/02/2018), mereka kemudian menemukan bahwa memotong sayuran ini menjadi berukuran 2 milimeter dan mendiamkannya selama 90 menit sebelum di masak dapat meningkatkan kadar sulforaphane brokoli sebanyak 2,8 kali.

Halaman
12
Editor: ton
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help