TribunJogja/
Home »

DIY

BPOM Rilis Temuan Kosmetik Ilegal dan Berbahaya di Yogyakarta

Ditemukan obat tanpa ijin edar yang mengandung bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam kosmetik

BPOM Rilis Temuan Kosmetik Ilegal dan Berbahaya di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Rizki Halim
Badan Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta memeriksa 62 sarana distribusi kosmetik di Yogyakarta, dan dari ke 62 sarana tersebut, 26 diantaranya ditemukan kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Pengawas Obat dan Makanan Yogyakarta memeriksa 62 sarana distribusi kosmetik di Yogyakarta.

Dari 62 sarana tersebut, 26 diantaranya ditemukan kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan.

"62 sarana yang kita awasi meliputi distributor, klinik kecantikan, penotifikasi, swalayan toserba dan lainya," ungkap Kepala Balai Besar POM Yogyakarta, I Gusti Ayu Adhi Aryapatni.

Sebanyak 26 sarana atau lebih dari 35 persen sarana yang diawasi tidak memenuhi persyaratan, karena ditemukan obat tanpa ijin edar yang mengandung bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam kosmetik.

Kasus temuan terbanyak yaitu, produk yang tidak memiliki ijin edar di 13 sarana dan 11 sarana ditemukan memiliki bahan berbahaya dalam kandungan kosmetiknya.

Operasi penertiban kosmetik ilegal ini dilakukan BPOM sejak Oktober hingga Desember 2017 di lima kabupetan dan kota di Yogyakarta.

"Sanksi pada temuan ini berupa sanksi administrasi dan pemusnahan barang," lanjut I Gusti Ayu Adhi Aryapatni.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rizki Halim
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help