Kegagalan Transplantasi Ginjal Hanya 5 Persen

Kegagalan tersebut diakibatkan adanya rejeksi atau penolakan yang terjadi di dalam tubuh terhadap organ baru tersebut.

Kegagalan Transplantasi Ginjal Hanya 5 Persen
Humas RSUP Dr Sardjito
Tim medis RSUP Dr Sardjito ketika mempersiapkan Andina Pawestri, pasien transplantasi ginjal untuk tindakan di ruang operasi. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Trisno Heru Nugroho menjelaskan bahwa selama ini RSUP Dr Sardjito telah menangani 36 kali transplantasi ginjal.

Dari jumlah tersebut ia menyebutkan bahwa sebagian besar dari mereka bisa hidup layaknya orang pada umumnya dan tidak lagi bermasalah dengan ginjalnya.

Namun, sekitar 5 persen di antara pasien transplantasi ginjal tersebut atau sekitar 2-3 orang dianggap gagal. Kegagalan tersebut diakibatkan adanya rejeksi atau penolakan yang terjadi di dalam tubuh terhadap organ baru tersebut.

"Pada saat pemeriksaan awal, sudah cocok. Saat operasi pun berjalan lancar. Hanya saja lalu terjadi rejeksi," ucapnya di ruang kerjanya, Selasa (5/9/2017).

Kegagalan saat transplantasi ginjal, lanjutnya, tidak mengakibatkan nyawa pasien melayang. Ketika dinyatakan gagal, maka pasien yang bersangkutan akan kembali melakukan cuci darah atau hemodialisis.

Heru menambahkan, sebenarnya pihak RSUP Dr Sardjito sudah lama memberikan pelayanan transantasi ginjal. Namun sampai detik ini, baru ada 36 pasien yang tertangani.

"Itu karena mencari donor yang cocok tidaklah mudah. Kalau dari tim medis, di sini sudah siap," imbuhnya.

Selanjutnya, Heru membeberkan bahwa RSUP Dr Sardjito segera melakukan tindakan transplantasi ginjal untuk pasien ke 37 dalam waktu dekat ini.

"Pasien ke 37 ini adalah adik dan yang mendonorkan ginjalnya adalah kakak kandungnya," tandas Heru.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help