Virus Anthrax
Seorang Warga Godean Meninggal, Suspect Virus Anthrax
Dalam surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, disebutkan bahwa pasien tersebut suspect primary Amoebic Meningoencephiliti
TRIBUNJOGJA.com, SLEMAN - Seorang warga asal Goden meninggal dunia akibat antraks. Pasien berinisial HA tersebut, keluar dari Rumah Sakit pada 6 Januari 2017 lalu setelah dirawat sejak 31 Desember 2016.
Baca: Indikasi Antraks Muncul di Kulonprogo, 16 Orang Terjangkit
Baca: Penyakit Antraks Muncul di Kulonprogo
Dalam surat yang menyebar viral dan ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, disebutkan bahwa pasien tersebut suspect primary Amoebic Meningoencephilitis.
Baca: Kenali Penyakit Antraks dan Gejalanya Bila Menyerang Manusia
Sementara berdasarkan pemeriksaan laboratorium disebutkan bahwa hasilnya positif Bacillus Anthracis yang diperoleh dari sample cairan serebrospinal.
Diagnosis akhir pasein tersebut, meningitis Anthrax, A22.9.
Baca: Satu Warga Terjangkit Antraks Meninggal Dunia
Selain kasus di Goden ini, satu orang warga Pedukuhan Ngaglik, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo yang terindikasi terjangkit penyakit antraks diketahui telah meninggal dunia, awal Januari 2017 kemarin.
Baca: Ini Penjelasan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Terkait Infeksi Anthrax pada Manusia
Gejala penyakit antraks ternyata juga sudah dialami beberapa warga sejak sebelum kejadian sapi ternak yang mati mendadak.
Pedukuhan Ngaglik merupakan wilayah asal di mana ditemukan sapi mati mendadak karena terjangkit antraks.
Baca: REALTIME NEWS : Pemkot Yogya Waspadai Ancaman Virus Anthrax
Sebanyak 10 dari 16 orang warga Purwosari yang terindikasi penyakit tersebut berasal dari pedukuhan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/virus-antraks_20170117_164446.jpg)