TribunJogja/

Seleksi Anggota KPU Gunungkidul Dinilai Tidak Transparan

Seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul dinilai tidak transparan.


TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL  - Seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul dinilai tidak transparan. Dari 43 pendaftar, tim seleksi (timsel) hanya meloloskan 19 peserta saja yang berhak untuk mengikuti seleksi tahapan selanjutnya.

Sedangkan 24 peserta lainnya dinyatakan tidak lolos seleksi adminsitrasi. Banyaknya peserta yang tidak lolos seleksi administrasi ini menimbulkan tanda tanya terhadap transparansi dari timsel yang ditunjuk langsung oleh KPU DIY tersebut. Sebab, peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi tidak mendapatkan penjelasan mengenai penyebab tidak lolosnya dalam seleksi administrasi.

Seorang warga yang tidak lolos dalam seleksi administrasi, Suharjono, mengaku kalau seluruh kelengkapan syarat pendaftaran sudah dilengkapi semua. Namun, kenyataanya tim seleksi tetap mencoret dirinya karena dianggap tidak memenuhi syarat administrasi.

"Saya hanya ingin menanyakan alasan dari timsel mengapa saya tidak lolos. Seluruh persyaratan sudah saya penuhi namun tidak lolos administrasi," ucapnya, seusai bertemu dengan ketua tim seleksi anggota KPU, Kharis Masduki, di Kantor KPU, Rabu (26/6).

Suharjono mengaku, kecewa dengan timsel yang tidak mau memberika penjelasan mengenai ketidaklolosan dirinya dalam tahap seleksi administrasi.  Menurutnya, para peserta yang ikut mendaftar dalam seleksi anggota KPU memiliki hak untuk mengetahui alasan tidak diloloskannya secara administratif.

"Tadi saya sudah tanya langsung kepada ketua tim selekai apakah berkasnya lengkap atau tidak. Namun malah disuruh bertanya pada diri sendiri apakah berkas yang kemarin dimasukkan sudah lengkap atau belum. Saya ini datang ke KPU untuk menanyakan penyebab ketidaklolosan saya karena sudah merasa melengkapi seluruh syarat yang ditetapkan," jelasnya.

Dia tidak ingin sikap timsel yang tidak mau menjelaskan alasan ketidaklolosan administratif tersebut menjadi preseden buruk dalam proses seleksi anggota KPU Gunungkidul. Untuk itu KPU DIY yang menunjuk langsung anggota Timsel melakukan supervisi terhadap kinerja tim dalam proses seleksi anggota KPU tersebut. "Saya berharap KPU DIY turun tangan. Timsel ini sudah membuat persepsi administrasi sendiri,"ucapnya.

Sementara itu Ketua Timsel anggota KPU Gunungkidul, Kharis Masduki, mengatakan pihaknya sudah melakukan seleksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan mengenai alasan timsel tidak meloloskan peserta dalam seleksi administrasi karena merupakan rahasia negara.

"Kami ini bekerja secara kolegial dan sudah sesuai dengan aturan. Yang tidak sesuai dengan ketentuan adminstratif, maka tidak kami loloskan. Kami juga tidak bisa memberikan penjelasan tentang alasan peserta dicoret dalam seleksi adminitrasi karena itu sudah menjadi rahasia negara," kilahnya.

Kharis menambahkan, peserta yang lolos seleksi selanjutnya akan mengikuti tes tertulis yang akan dilaksanakan hari Jumat (28/6) besok. Setelah itu akan diambil 10 orang yang kemudian akan mengikuti tes wawancara. "Peserta yang lolos akan mengikuti tes tertulis," imbuhnya.(has)

Penulis: has
Editor: evn
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help