Kupon Berhadiah Palsu

Penipuan Kupon Berhadiah Masih Bertebaran

dua kasus penipuan dengan kerugian mencapai puluhan juta dilaporkan ke Mapolresta Yogyakarta.

Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Aksi penipuan menggunakan modus lama berkedok menang undian marak lagi di wilayah Kota Yogyakarta. Bahkan, selama sepekan pada Februari 2012, dua kasus penipuan dengan kerugian mencapai puluhan juta dilaporkan ke Mapolresta Yogyakarta.


Menerima data laporan soal maraknya lagi penipuan dengan modus undian berhadiah palsu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Mustaqim mengaku heran dengan masyarakat yang masih mudah percaya saat mendapatkan telepon dari pelaku penipuan.


“Padahal kasus itu adalah modus lama yang sering digunakan. Sebagian besar pelaku menelfon calon korban dengan acak dari luar Jawa,”kata Kapolresta, Selasa (22/2/2012) 


Data terakhir yang masuk ke pusat data kriminal Polresta Yogyakarta menyebutkan, dua kasus berturut-turut soal penipuan berkedok undian berhadiah terjadi pada Senin (13/2/2012). Satu kasus dengan modus cara ditelefon, sedangkan lainya kupon berhadiah dalam bungkusan produk makanan.

Seperti yang menimpa warga Keraton Yogyakarta, Abdul Hamid (61), seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Uang sebesar Rp 42,2 juta yang disimpan dalam rekening tabungan BRI berhasil dikuras oleh pelaku.


Saat melapor ke Polresta Yogyakarta, korban mengaku mendapatkan telepon dari seseorang yang mengaku bernama Bambang Sutomo selaku Direktur PT Telkom. Dia memberitahukan korban mendapatkan mobil Kijang Inova yang diumumkan di satu stasiun televisi.


Korban diminta untuk mengirimkan uang sebesar Rp 4.750.000 sebagai pembayaran pajak ke nomor rekening atas nama Romli Yansyah. “Saya mengirimkan uang sejumlah yang diminta ke Kantor BRI Cabang Ngasem Yogyakarta sekitar pukul 10.45 WIB,”katanya.


Selanjutnya, korban dihubungi lagi dan disuruh transfer  sebesar RP 11.050.000 ke nomor rekening atas nama Agung Prasetyo guna pengurusan surat-surat kendaraan di Samsat Jakarta. Untuk kedua kalinya korban mengabulkan permintaan pelaku.


Merasa korban masuk perangkap, pelaku menghubungi lagi dan meminta mengirimkan uang sebesar Rp 30.450.000 dengan alasan untuk sebagai biaya pengiriman mobil dengan pesawat. Saat itu korban mengirimkan ke nomor rekening atas nama Aditia Rizki.


“Setelah selesai mengirimkan uang kali ketiga. Pihak kemudian menyarankan kepada saya untuk memastikan terlebih dahulu soal undian berhadiah itu,”katanya. (*)


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved