Seminar Multikultural Dianggap Monokultural

para pembicara semua berasal dari tokoh agama Islam.

Tayang:
Editor: mas
Seminar Multikultural Dianggap Monokultural - 110206zen01.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/ADROZEN AHMAD
Dari kiri ke kanan KH Abdul Muhaimin, Ustad Irfan S Awas, Prof Dr Susetyawan.
Seminar Multikultural Dianggap Monokultural - 110206zen.jpg
Dari kiri ke kanan KH Abdul Muhaimin, Ustad Irfan S Awas, Prof Dr Susetyawan.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Adrozen Ahmad

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seminar yang diadakan Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) pada Minggu (6/2/2011) dianggap tidak multikultur. Karena para pembicara semua berasal dari tokoh agama Islam. Hal itu disampaikan oleh Prof Dr Susetyawan dari PSPK UGM yang juga tokoh PW NU Yogyakarta.

"Forum ini bukan forum multikultur melainkan monokultur," kata Susetyawan dalam Seminar FPUB bertajuk Mengatasi Kekerasan Sosial dan Politik di Indonesia Melalui Kerjasama Multikultur, di auditorium UII.

Hal senada juga dikatakan Irfan S Awas dari Majelis Mujahidi Indonesia (MMI). Bahkan dia mengatakan merasa bingung kenapa ia diundang dalam acara ini. "Apa karena saya dianggap berasal dari kalangan Islam garis keras?" kata Irfan.

Forum ini juga dihadiri KH Abdul Muhaimin, pengasuh PP Nurul Ummahat. Mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Syafi'I Ma'arif tidak jadi datang dalam acara ini, karena ada acara di Jakarta. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
Live
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved