5 Desa Wisata di Sleman dengan View Gunung Merapi

Pesona desa wisata di lereng Merapi menyuguhkan alam, budaya, dan edukasi dalam satu pengalaman liburan yang seru dan bermakna.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja
Kumpulan Desa Wisata di Sleman (jadesta.kemenparekraf.go.id) 

Dengan fasilitas yang tersedia, Wisata Sangurejo menawarkan beragam paket menarik.

Beberapa di antaranya adalah paket home living untuk merasakan aktivitas sehari-hari bersama warga, paket malam keakraban dan outbound, jelajah alam, hingga wisata petik salak yang menjadi ciri khas kawasan Turi.

Lokasinya yang tidak jauh dari pusat perkotaan membuat Desa Wisata Sangurejo mudah dijangkau oleh wisatawan. 

3. Desa Wisata Kelor

Tari Penyambutan Pengunjung Desa Wisata Kelor
Tari Penyambutan Pengunjung Desa Wisata Kelor (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Berbeda dengan Sangurejo, Desa Wisata Kelor menawarkan pengalaman wisata berbasis jelajah alam dan edukasi sejarah. 

Desa wisata ini berlokasi di Kelor, Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki nilai sejarah kuat.

Hal ini ditandai dengan keberadaan sebuah joglo berusia sekitar 200 tahun yang berdiri sejak 1835.

Bangunan ini pernah digunakan sebagai markas tentara pelajar dan kini ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya, sehingga menjadi daya tarik edukatif bagi pengunjung.

Berada di kaki Gunung Merapi, Wisata Kelor juga menawarkan berbagai aktivitas petualangan, seperti outbound dan jelajah sungai. Selain itu, wisatawan dapat menikmati kebun salak serta mencicipi beragam kuliner olahan salak yang menjadi ciri khas kawasan ini.

4. Desa Wisata Pulesari

Kegiatan Menanam Padi Desa Wisata Pulesari
Kegiatan Menanam Padi Desa Wisata Pulesari (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Desa Wisata Pulesari terletak di Pulesari, Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dikelola secara gotong royong oleh masyarakat setempat. 

Desa wisata ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti balai pertemuan, kamar mandi, kios suvenir UMKM, area kuliner, musala, akses WiFi, serta sejumlah spot foto.

Pulesari dikenal dengan wisata alam dan budaya tradisional yang masih terjaga. Salah satu keunggulannya adalah paket wisata air trekking di sungai yang dikemas dalam kegiatan outbound.

Selain itu, tersedia wisata budaya yang mengajak pengunjung merasakan aktivitas keseharian masyarakat, seperti belajar membatik, bermain gamelan, menari, membuat janur, membajak sawah, hingga menanam padi.

Dengan suasana yang sejuk dan tenang, Desa Wisata Pulesari menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkotaan yang ingin melepas penat. Lingkungan perkampungan yang asri dan damai membuat pengalaman berwisata di Pulesari terasa lebih rileks dan berkesan.

5. Desa Wisata Pendidikan dan Ketahan Panganan Dukuh 

Desa Ketahanan Pangan dan Pendidikan Dukuh
Kegiatan Memeras Susu Sapi di Desa Wisata Pendidikan dan Ketahanan Pangan Dukuh (jadesta.kemenparekraf.go.id)

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Desa Wisata ini dijuluki sebagai Desa Pendidikan dan Ketahanan Pangan Dukuh karena berhasil menghadirkan konsep pembelajaran yang berfokus pada keterampilan nonakademik di luar sekolah. 

Berlokasi di Jalan Pelda Sugiono, RT 03/RW 21, Niron, Pandowoharjo, Sleman.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved