TOPIK
Puisi Rachmat Djoko Pradopo
-
Puisi Doa Rachmat Djoko Pradopo: doa demi doa telah diucapkan tetapi akan selalu diucapkan beribu
-
Puisi Alam Telah Mengucap Syahadat Rachmat Djoko Pradopo: alam telah mengucap syahadat dan bersujud
-
Puisi Wakil Rakyat Rachmat Djoko Pradopo: enak sekali jadi wakil rakyat entah presiden menteri
-
Puisi Berdoa Rachmat Djoko Pradopo: Kita hanya bisa berdoa padahal doa hanyalah doa apakah Tuhan
-
Puisi Kentut Rachmat Djoko Pradopo: akulah kentut Tuhan duuuuuttttt dikentutkan jatuh ke dunia
-
Puisi Tidur Tanpa Mimpi Rachmat Djoko Pradopo: tidur tanpa mimpi alangkah nikmatnya ketika bangun
-
Puisi Pasar Kembang Rachmat Djoko Pradopo: di sini perempuan perempuan menggadaikan
-
Puisi Edan Rachmat Djoko Pradopo: orang orang pada edan sebab yang paling baik adalah edan
-
Puisi Kentut Semar Rachmat Djoko Pradopo: kalau kentut Semar bisa membuat orang kelengar apakah
-
Puisi Luapan 2 Rachmat Djoko Pradopo: kamilah itu di mana ruang tak ruang waktu tak waktu
-
Puisi Luapan 1 Rachmat Djoko Pradopo: kami orang-orang kalah tanpa satu pun perang kami orang orang
-
Puisi Ketelanjangan Rachmat Djoko Pradopo: kini orang orang selebriti dan konglomerat beramai ramai
-
Puisi Nyanyian Rachmat Djoko Pradopo: para penguasa pun menyanyi sumbang menyenandungkan lagu
-
Puisi Sebelum Matahari Tenggelam Harapan Rachmat Djoko Pradopo: masih bisakah kutunda perjalanan ini
-
Puisi Kami Terpaksa Mengkafani Harapan Rachmat Djoko Pradopo: karena angin pun mogok makan
-
Puisi Di Pegunungan Rachmat Djoko Pradopo: di sini angin hijau mendinginkan kegerahan menghapus debu
-
Puisi Matahari Segi Empat Rachmat Djoko Pradopo: Kata katamu segi empat seperti matahari Aku
-
Puisi Demi Waktu Rachmat Djoko Pradopo: adalah pengalaman yang mengagumkan mungkin tidak mungkin ada
-
Puisi Hanya Dia yang Maha Rachmat Djoko Pradopo: yang penting adalah Tuhan yang utama adalah Allah
-
Puisi Sumbawa Kepada Umbu Landu Rachmat Djoko Pradopo: kudengar ringkik kudamu, padang rumput
-
Puisi Ketika Angin Mengangkut Dingin Laut Rachmat Djoko Pradopo: angin mengangkut dingin laut dingin
-
Puisi Peluru Rachmat Djoko Pradopo: sebutir anak peluru telah lepas dari longsongnya menyuruk
-
Puisi Meski Rachmat Djoko Pradopo: meski Tuhan mahatahu tahukah Dia aku berada di sini artinya
-
Puisi Terima Kasih Rachmat Djoko Pradopo: untuk tak gelisah kita ucapkan terima kasih dalam segala
-
Puisi Aubade Rachmat Djoko Pradopo: matahari mencipta musik pagi hari sebagai dirigent profesional