TOPIK
Puisi Ajip Rosidi
-
Puisi Ajip Rosidi Bertema Religi : Puisi Nisan, Puisi Sembahyang Malam, Puisi Ingat Aku Dalam Doamu
-
Puisi Pantai Laut Utara Ajip Rosidi: Menjelang Tengah Malam Angin dingin naik ke puncak bukit
-
Puisi Hidup Ajip Rosidi: Jika hidup telah kautetapkan hingga yang kecil mecil Untuk apa suara hati
-
Puisi Jarak Ajip Rosidi: Berapa jauh jarak terentang antara engkau dengan aku Berapa jauh jarak
-
Puisi Sembahyang Malam Ajip Rosidi: Alam semesta Hening menggenang Air mata yang deras mengalir
-
Puisi Sungai Ajip Rosidi: Dari hulu hingga ke muara berapa kali ganti nama
-
Puisi Wayang Ajip Rosidi: Bayang bayang yang digerakkan sang dalang datang dan hilang
-
Puisi Kolam Ajip Rosidi: Ikan ikan berenangan dalam kolam yang bening bening
-
Puisi Sebelum Padi Menguning Ajip Rosidi: Sebelum padi menguning mana burung datang mendekat
-
Puisi Pejalan Sepi Ajip Rosidi: ia tembus kesenyapan dinihari sepatunya berat menunjam bumi
-
Puisi Rindu Berguling Sendiri Ajip Rosidi: rindu berguling sendiri putus mengharap dinding putih
-
Puisi La Pun Kini Sunyi Ajip Rosidi: ia pun kini sunyi tahu dua macam bunga yang putih sendiri
-
Puisi Malam Putih Ajip Rosidi: malam jatuh di senja putih berangkat ke pangkal pagi dan keinginan
-
Puisi Angin Berkesiur Ajip Rosidi: angin berkesiur daun pun gugur angin berkelana cintaku mengembara
-
Puisi Lagu Kerinduan Ajip Rosidi: wajahmu antara batang kelapa langsing menebar senyum dan matamu
-
Puisi Mata Derita Ajip Rosidi: ada yang datang bermata derita pagi berwarna olehnya ada perawan
-
Puisi Bunda Ajip Rosidi: nyanyi menayang mimpi ke pangkuannya damai pun terlena dalam hati
-
Puisi Dukaku Yang Risau Ajip Rosidi: berjalan berjalan selagi di diri duka bernapas lega menemu
-
Puisi Kematian II Ajip Rosidi: muka yang sudah remuk anaknya menjerit yatim ayah bisakah mati
-
Puisi Kematian I Ajip Rosidi: lelaki bernyanyi sepenuh hati didorongnya beton ke puncak tinggi
-
Puisi Warna Ajip Rosidi: menyala warna membakar dada hari hari penuh bisa waktu dihabisi mimpi mimpi
-
Puisi Jalan Lempeng Ajip Rosidi: Burung gagak, burung gagak Biarkan dia berjalan
-
Puisi Tiada Yang Lebih Aman Ajip Rosidi: Tiada yang lebih aman, pun tiada yang lebih nikmat
-
Puisi Hari Lebaran Ajip Rosidi: Hari ini hari hati percaya Akan arti hidup dan mati yang cuma sempat
-
Puisi Sajak Buat Tuhan II Ajip Rosidi: Makin terasa, betapa sendiri Hidupku bermukim di bumi
-
Puisi Sajak Buat Tuhan I Ajip Rosidi: Kalau aku bicara padaMu, Tuhan Bukan mau mengadukan dera
-
Puisi Tamu Ajip Rosidi: Kau yang menjenguk ke dalam relung hatiku Meninggalkan jejak menjadi saksi
-
Puisi Tentang Maut II Ajip Rosidi: Yang kukandung sejak hidup kumulai Takkan kutolak
-
Puisi Tentang Maut I Ajip Rosidi: Kulihat manusia lahir, hidup, lalu mati Menerima atau menolak
-
Puisi Di Engkelili Suatu Pagi Ajip Rosidi: Empat lelaki menyusur pinggir kali Nasibnya mengalir
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved