Game Zombie Terkenal State Of Decay 3 Buka Alpha Playtest April 2026 Ini
State of Decay 3 akhirnya buka alpha playtest April 2026, simak fitur baru, cara daftar, dan jadwal rilis terbarunya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- State of Decay 3 masuk fase alpha playtest pada April 2026 setelah minimnya informasi gim sejak 2020.
- Undead Labs buka pendaftaran terbatas, dengan beberapa gelombang sepanjang 2026.
- Fitur co-op, base-building, dan fokus komunitas jadi sorotan, rilis penuh belum diumumkan.
TRIBUNJOGJA.COM - Gim dengan genre survival-zombie yang sempat menghilang bertahun-tahun tanpa kabar pengembangan, State of Decay 3, akhirnya muncul dengan kabar gembira pada Jumat (3/4/2026).
Gim garapan Undead Labs ini dikonfirmasi bakal masuk fase "alpha playtest" pada periode April 2026.
Selama hampir enam tahun hingga 2026, perkembangan State of Decay 3 terbilang minim informasi.
Berita pembaruan yang muncul relatif terbatas dan belum memberikan gambaran jelas terkait progres pengembangan gim ini.
Bahkan, State of Decay 3 bahkan hanya sempat muncul kembali sekali melalui trailer Xbox Games Showcase 2024 tanpa kejelasan rilis.
Memasuki April 2026, Undead Labs akhirnya mengumumkan pembukaan registrasi untuk fase alpha playtest.
Melalui tahap ini, para pendaftar berkesempatan untuk mencoba langsung State of Decay 3, meskipun masih berada dalam tahap pengembangan dan belum mencerminkan produk final.
Baca juga: Steam Putuskan Rollback Pakai Rating Game PEGI Setelah Polemik IGRS Komdigi
Alpha Playtest Mulai Dibuka
Undead Labs memastikan bahwa alpha playtest akan digelar mulai bulan April 2026 dengan sistem pendaftaran terbuka lewat situs resmi.
Namun aksesnya terbatas dan berbasis undangan, sehingga tidak semua yang daftar bakal langsung masuk.
Undead Labs juga menegaskan bahwa ini bukan satu-satunya kesempatan.
Sepanjang 2026 bakal ada beberapa gelombang testing lanjutan buat pemain yang belum kebagian di fase awal.
Dalam pernyataan resmi blog State of Decay 3, pengembang menyebut bahwa gelombang awal playtest memang akan dibatasi jumlah pesertanya.
“Anda semua telah menunjukkan kesabaran yang luar biasa, dan kami berharap Anda sama antusiasnya dengan kami bahwa momen untuk mulai membagikan State of Decay 3 kepada Anda akhirnya telah tiba. Kami ingin menyampaikan secara terbuka bahwa gelombang pertama playtest ini akan terbatas,” tulis pengembang dalam pernyataan tersebut.
Meski demikian, mereka memastikan akan ada beberapa gelombang pendaftaran serta kesempatan tambahan sepanjang tahun 2026 bagi pemain yang belum memperoleh akses pada tahap awal.
“...jika Anda tidak masuk dalam kelompok pertama ini, tidak perlu khawatir karena akan ada lebih banyak kesempatan sepanjang tahun,” lanjut pernyataan tersebut.
Pengembang juga menyatakan bahwa mereka akan terus membagikan perkembangan serta masukan dari hasil playtest kepada komunitas seiring berjalannya proses pengujian.
Langkah ini menjadi pertanda kalau pengembangan game udah masuk tahap lebih serius, bukan sekadar teaser doang kayak tahun-tahun sebelumnya.
Berikut langkah-langkah pendaftaran alpha playtest State of Decay 3:
- Kunjungi situs resmi State of Decay 3.
- Klik opsi “Alpha Signup” yang akan membuka jendela baru menuju halaman playtest.
- Pilih “Sign up for the playtest”, kemudian lakukan pendaftaran menggunakan akun Discord.
- Lakukan verifikasi data akun serta izinkan koneksi yang diminta.
- Setelah proses selesai, pengguna akan diarahkan ke halaman dashboard untuk bergabung ke server Discord playtest.
- Cek e-mail Anda untuk verifikasi undangan playtest apabila diterima.
Fitur yang Ditawarkan di Alpha
Walau masih tahap alpha, beberapa fitur utama sudah dikonfirmasi bakal hadir dan bisa langsung dicoba pemain.
Berdasarkan transkrip dari video resmi di YouTube, Brant Fitzgerald, selaku Co-Creator dari franchise State of Decay, mengumumkan beberapa hal yang dapat dilakukan pemain dalam tahap playtest.
Salah satu yang paling disorot adalah mode co-op empat pemain, yang jadi pengembangan dari sistem multiplayer di seri sebelumnya.
Selain itu, ada juga mekanisme base-building baru yang lebih kompleks serta sistem manajemen resource yang diperbarui.
Dari sisi gameplay, pertempuran juga disebut bakal lebih intens dengan fokus pada survival dalam skenario dunia yang sudah runtuh total akibat wabah zombie.
Meski begitu, pengembang mengingatkan bahwa versi gim saat ini masih kasar.
Banyak bug dan perubahan kemungkinan besar masih akan terjadi, karena tujuan utama alpha playtest memang untuk menampung masukan pemain.
Baca juga: Apple Merilis MacBook Neo, Laptop Rp 10 Jutaan untuk Pelajar dan Mahasiswa
Fokus ke Komunitas
Dalam pernyataannya, Fitzgerald menekankan bahwa komunitas jadi faktor penting dalam pengembangan State of Decay 3.
Tim developer mengaku sudah lama memantau feedback dari pemain State of Decay 2, mulai dari Discord sampai video gameplay di YouTube.
“Kami telah mengamati dengan saksama apa yang Anda sukai dari State of Decay 2 dan apa yang tidak. Kami membaca umpan balik Anda di Discord. Kami juga menyaksikan cuplikan gameplay serta siaran langsung Anda di YouTube,” ujarnya.
Ia juga menekankan kuatnya keterikatan komunitas yang terbentuk selama ini.
“Melalui semua itu, kami melihat betapa kuat dan solidnya komunitas ini.”
Lebih lanjut, Fitzgerald menyebut bahwa komunitas memiliki peran penting dalam kelangsungan pengembangan gim tersebut.
“Menjadi jelas bahwa komunitas adalah inti dari keberlangsungan game ini, dan kami membutuhkan bantuan Anda. Jika Anda telah mengikuti perjalanan ini sejauh ini, itu sangat berarti.”
Oleh karena itu, alpha playtest tidak jadi hanya sekadar uji coba, tapi akan menjadi bagian dari proses pengembangan langsung bersama komunitas.
Tantangan dan Kendala Pengembangan
Jika dilihat dari riwayat pengembangannya, perjalanan State of Decay 3 terbilang cukup panjang.
Gim ini pertama kali diumumkan pada ajang Xbox Games Showcase tahun 2020.
Namun setelah itu, hampir tidak ada pembaruan signifikan yang disampaikan kepada publik.
Salah satu faktor yang memengaruhi lamanya proses pengembangan adalah pembagian fokus tim.
Dalam pernyataan Fitzgerald di video mereka, sebagian pengembang masih menangani pembaruan untuk State of Decay 2.
Sementara tim lainnya mengerjakan sekuel secara bertahap.
Kondisi ini membuat proses produksi berjalan lebih panjang.
Namun di sisi lain memberikan ruang bagi pengembang untuk memperluas skala dan cakupan proyek.
Baca juga: DLSS 5 Nvidia Diumumkan, Grafis Game Realistis Berbasis AI, Gambar Mirip Film Hollywood
Potensi Rilis dan Platform
Walau sudah masuk tahap alpha, sampai sekarang belum ada tanggal rilis resmi untuk State of Decay 3.
Namun game ini dipastikan bakal hadir di Xbox Series X|S dan PC, serta langsung tersedia di layanan Xbox Game Pass saat rilis nanti.
Beberapa laporan bahkan menyebut target rilisnya masih di kisaran 2027, tergantung hasil pengembangan dan feedback dari fase testing.
Artinya, perjalanan game ini masih panjang. Alpha playtest cuma awal dari proses menuju versi final.
Ekspektasi Tinggi dari Fans
Dengan jeda waktu yang panjang sejak pengumuman awal, ekspektasi pemain terhadap State of Decay 3 jelas tinggi.
Genre survival-zombie sendiri sudah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak gim baru yang menghadirkan mekanik lebih kompleks dan dunia yang lebih hidup.
Hal ini membuat Undead Labs harus benar-benar mampu menghasilkan suatu gim yang berasa unik, bukan sekadar versi ulang dari game sebelumnya.
Apabila respon pemain positif selama playtest, hype untuk franchise State of Decay bisa naik lagi.
(MG Fadhlullah Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260406-State-Of-Decay-3-Alpha-Playtest.jpg)