Steam Putuskan Rollback Pakai Rating Game PEGI Setelah Polemik IGRS Komdigi
Polemik IGRS di Steam memicu kritik. Komdigi klarifikasi, Steam mulai rollback dan kembali ke rating PEGI di beberapa game.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Kondisi ini memicu kritik luas dari komunitas gamer karena salahnya akurasi penilaian sistem rating IGRS pada banyak judul gim di Steam.
Tanggapan Komdigi Terkait IGRS
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kemudian angkat bicara terkait polemik tersebut pada Minggu (5/4/2026).
Dalam pernyataan resminya, Komdigi menegaskan bahwa rating IGRS yang muncul di Steam saat ini bukan merupakan hasil klasifikasi resmi yang telah diverifikasi pemerintah.
“Rating yang beredar tersebut bukan merupakan hasil klasifikasi resmi IGRS,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi Komdigi.
Menurut pemerintah, sebagian besar rating tersebut masih berasal dari mekanisme internal Steam berbasis self-declare, sehingga belum melalui proses verifikasi sesuai regulasi di Indonesia.
"Kondisi ini terjadi karena sebagian informasi rating masih bersumber dari mekanisme internal platform yang berbasis self-declare, sementara proses verifikasi resmi oleh IGRS belum seluruhnya dilakukan," tulisnya.
Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, terutama terkait kelayakan usia pemain terhadap suatu game.
Baca juga: Reseller Apple Indonesia Umumkan iPhone 17e, The Next iPhone XR 2026?
Komdigi juga menyoroti adanya indikasi penggunaan label IGRS tanpa verifikasi resmi, yang dinilai tidak mencerminkan klasifikasi yang sah.
Dalam konteks regulasi, setiap penyelenggara sistem elektronik diwajibkan menyampaikan informasi yang akurat, jelas, dan tidak menyesatkan kepada pengguna.
Usai Polemik IGRS, Steam Kembali Menggunakan Rating PEGI
Di tengah polemik yang berkembang, Steam mulai melakukan penyesuaian sistem rating dengan menarik dan mengoreksi sejumlah label IGRS yang sebelumnya muncul di platform.
Dalam beberapa kasus, tampilan rating tersebut terpantau kembali menggunakan sistem rating global seperti PEGI (Pan European Game Information).
Langkah ini dinilai oleh warganet sebagai respons awal terhadap kritik yang muncul, sekaligus upaya meredam kebingungan di kalangan pengguna.
Meski belum ada pernyataan resmi terkait rollback secara menyeluruh, perubahan pada sejumlah halaman game menunjukkan adanya evaluasi internal dari pihak Steam.
Di sisi lain, Komdigi menegaskan melalui pernyataan resminya pada Minggu (5/4/2026) bahwa ini bukan untuk membatasi akses game, melainkan memastikan klasifikasi berjalan sesuai aturan dan melindungi pengguna.
Pemerintah saat ini juga tengah meminta klarifikasi resmi dari pihak Steam, sekaligus membuka pembahasan lanjutan terkait integrasi sistem IGRS ke dalam platform tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260406-IGRS-Komdigi-dalam-Steam.jpg)