Microsoft Umumkan Update Aplikasi Windows 11 Native, Lebih Ringan dan Cepat
Windows 11 bakal dapat aplikasi native lebih ringan dan cepat, tim baru Microsoft fokus kembangkan pengalaman pengguna lebih stabil.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Microsoft siapkan aplikasi Windows 11 dengan "100 persen native" untuk performa lebih cepat dan RAM lebih efisien.
- Tim baru dibentuk fokus kembangkan aplikasi Windows secara native, lebih lancar daripada model web app pada sekarang.
- Update juga tingkatkan sejumlah aplikasi bawaan Windows 11 seperti File Explorer, Start menu, Windows Hello, dan stabilitas OS secara keseluruhan.
TRIBUNJOGJA.COM - Microsoft tengah menyiapkan serangkaian aplikasi baru untuk Windows 11 yang sepenuhnya native, artinya dibangun langsung untuk sistem operasi Windows.
Pendekatan ini berbeda dengan model Progressive Web Apps (PWA) atau "aplikasi web" yang sekadar 'dibungkus' agar tampak seperti aplikasi asli.
Perubahan model ini diharapkan memberikan kinerja aplikasi lebih cepat dan stabil, dan penggunaan memori RAM yang lebih efisien.
Microsoft Janji Tingkatkan Windows 11
Selain mendorong aplikasi menjadi lebih ringan, mereka juga fokus dalam memperbaiki kualitas Windows OS (operating system) secara keseluruhan.
Baca juga: Apple Merilis MacBook Neo, Laptop Rp 10 Jutaan untuk Pelajar dan Mahasiswa
Dilansir dari blog Microsoft, Pavan Davuluri dari tim Windows Insider menyampaikan langsung fokus timnya terhadap peningkatan kualitas Windows 11.
Sebagai seorang teknisi yang berpengalaman membangun teknologi yang digunakan jutaan orang setiap hari, ia menekankan bahwa masukan komunitas Windows menjadi acuan utama.
Beberapa fokus awal yang bakal diuji dalam build untuk Windows Insider pada bulan April meliputi performa sistem, reliabilitas, dan pengalaman pengguna.
Peningkatan Performa Sistem
Sepanjang tahun ini, mereka berupaya memperbaiki kecepatan sistem, respons aplikasi, File Explorer, dan Windows Subsystem for Linux, sehingga pengguna bisa berpindah antar-aplikasi tanpa gangguan.
Sistem bakal memakai sumber daya lebih efisien, memori lebih ringan, dan performa lebih konsisten walau PC sedang bekerja berat.
File Explorer juga ditingkatkan dengan navigasi lebih cepat, operasi file lebih andal, dan pencarian yang lebih responsif, sementara integrasi Linux di Windows dijanjikan lebih mulus untuk para developer.
Peningkatan Kendali Pengguna
Di sisi reliabilitas, Microsoft menekankan pengalaman Windows yang bisa diandalkan.
Program Windows Insider dibuat lebih jelas dan transparan, sehingga pengguna tahu apa yang diharapkan dari tiap build dan kanal.
OS, driver, dan aplikasi digarap lebih stabil, termasuk koneksi Bluetooth, USB, kamera, dan audio.
Update Windows juga dibuat lebih terkendali, memungkinkan pengguna menunda pengunduhan atau mematikan PC tanpa dipaksa pembaruan.
Sementara itu, fitur Windows Hello diperkuat agar autentikasi biometrik lebih cepat dan konsisten.
Baca juga: Implementasi Sistem Rating Usia Milik Komdigi Pada Game Steam, Apa Artinya?
Peningkatan Pengalaman Pengguna
Dalam aspek craft atau pengalaman pengguna, Windows 11 didesain lebih rapi, personal, dan minim gangguan.
Start menu dan taskbar dibuat lebih fleksibel dengan opsi personalisasi yang lebih luas, Recommended section lebih relevan, dan widget diatur supaya menampilkan informasi secara efektif tanpa mengganggu.
Pencarian di seluruh Windows juga ditingkatkan, menghadirkan hasil lebih cepat dan akurat, serta pengalaman konsisten di Taskbar, Start, File Explorer, dan Settings, sehingga navigasi sehari-hari menjadi lebih nyaman dan fokus pengguna terjaga.
Aplikasi Windows Menjadi Lebih Ringan
Informasi ini muncul dari pernyataan Rudy Huyn, Partner Architect di Microsoft yang juga terlibat di Store dan File Explorer, saat ia mengajak pengembang bergabung ke tim baru yang fokus membuat Windows apps.
“Saya sedang membangun tim baru untuk mengembangkan aplikasi Windows. Pengalaman sebelumnya dengan platform ini tidak diwajibkan, yang terpenting adalah kemampuan berpikir produk yang kuat dan fokus mendalam pada pengguna," ujar akun @RudyHuyn.
Saat ditanya oleh akun @Geeky_Vaidy terkait apakah app itu akan berbasis Progressive Web Apps (PWA), Huyn menjawab singkat bahwa yang dibangun adalah “100 persen native”.
Baca juga: Game PUBG: Blindspot Resmi Tutup, Tactical Shooter 5v5 Ini Gagal Bertahan
Apa itu Aplikasi Native dan Web Apps?
Untuk pengguna awam, istilah “native” mengacu pada aplikasi yang dibangun khusus untuk Windows dan memanfaatkan komponen asli sistem, bukan sekadar bergantung pada lapisan web.
Microsoft menjelaskan bahwa WebView2 digunakan untuk menyisipkan konten web seperti HTML, CSS, dan JavaScript ke dalam aplikasi native.
Dengan kata lain, Microsoft Edge, browser milik Microsoft, digunakan sebagai platform dasar untuk menghadirkan pengalaman web di dalam aplikasi native.
Namun, banyak aplikasi modern di Windows saat ini justru semakin mengandalkan teknologi web.
Beberapa komponen Windows, yang tampak seperti aplikasi biasa, sebenarnya berjalan di atas WebView.
Aplikasi seperti editor video bawaan Windows 11, Clipchamp, serta Copilot dan Microsoft 365 Copilot, berbasis web app.
Pendekatan ini kerap menimbulkan keluhan karena aplikasi berbasis web cenderung lebih berat, termasuk konsumsi memori yang lebih tinggi dibanding versi native.
Misalnya, versi WhatsApp berbasis web dilaporkan dapat menggunakan ratusan megabyte RAM, bahkan lebih boros dibanding versi native sebelumnya.
Sebaliknya, aplikasi native di Windows dirancang untuk berjalan langsung di atas komponen sistem, memanfaatkan API dan memori Windows secara langsung.
Hal ini membuat operasi seperti membuka menu, navigasi, menyalin atau memindahkan file, serta transisi tampilan antarmuka (UI) berjalan lebih efisien dan responsif.
Dengan langkah ini, diharapkan Windows 11 menawarkan pengalaman lebih ringan, responsif, dan konsisten.
Namun, hingga saat ini pada Senin (6/4/2026), belum jelas aplikasi apa saja yang akan dikembangkan secara native maupun apakah aplikasi web lama akan sepenuhnya diganti.
Informasi terkini tersebut perlu dipandang sebagai sinyal kebijakan Microsoft, bukan hasil akhir.
(MG Fadhlullah Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260406-Ilustrasi-Windows-11.jpg)