Microsoft Umumkan Update Aplikasi Windows 11 Native, Lebih Ringan dan Cepat
Windows 11 bakal dapat aplikasi native lebih ringan dan cepat, tim baru Microsoft fokus kembangkan pengalaman pengguna lebih stabil.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Dalam aspek craft atau pengalaman pengguna, Windows 11 didesain lebih rapi, personal, dan minim gangguan.
Start menu dan taskbar dibuat lebih fleksibel dengan opsi personalisasi yang lebih luas, Recommended section lebih relevan, dan widget diatur supaya menampilkan informasi secara efektif tanpa mengganggu.
Pencarian di seluruh Windows juga ditingkatkan, menghadirkan hasil lebih cepat dan akurat, serta pengalaman konsisten di Taskbar, Start, File Explorer, dan Settings, sehingga navigasi sehari-hari menjadi lebih nyaman dan fokus pengguna terjaga.
Aplikasi Windows Menjadi Lebih Ringan
Informasi ini muncul dari pernyataan Rudy Huyn, Partner Architect di Microsoft yang juga terlibat di Store dan File Explorer, saat ia mengajak pengembang bergabung ke tim baru yang fokus membuat Windows apps.
“Saya sedang membangun tim baru untuk mengembangkan aplikasi Windows. Pengalaman sebelumnya dengan platform ini tidak diwajibkan, yang terpenting adalah kemampuan berpikir produk yang kuat dan fokus mendalam pada pengguna," ujar akun @RudyHuyn.
Saat ditanya oleh akun @Geeky_Vaidy terkait apakah app itu akan berbasis Progressive Web Apps (PWA), Huyn menjawab singkat bahwa yang dibangun adalah “100 persen native”.
Baca juga: Game PUBG: Blindspot Resmi Tutup, Tactical Shooter 5v5 Ini Gagal Bertahan
Apa itu Aplikasi Native dan Web Apps?
Untuk pengguna awam, istilah “native” mengacu pada aplikasi yang dibangun khusus untuk Windows dan memanfaatkan komponen asli sistem, bukan sekadar bergantung pada lapisan web.
Microsoft menjelaskan bahwa WebView2 digunakan untuk menyisipkan konten web seperti HTML, CSS, dan JavaScript ke dalam aplikasi native.
Dengan kata lain, Microsoft Edge, browser milik Microsoft, digunakan sebagai platform dasar untuk menghadirkan pengalaman web di dalam aplikasi native.
Namun, banyak aplikasi modern di Windows saat ini justru semakin mengandalkan teknologi web.
Beberapa komponen Windows, yang tampak seperti aplikasi biasa, sebenarnya berjalan di atas WebView.
Aplikasi seperti editor video bawaan Windows 11, Clipchamp, serta Copilot dan Microsoft 365 Copilot, berbasis web app.
Pendekatan ini kerap menimbulkan keluhan karena aplikasi berbasis web cenderung lebih berat, termasuk konsumsi memori yang lebih tinggi dibanding versi native.
Misalnya, versi WhatsApp berbasis web dilaporkan dapat menggunakan ratusan megabyte RAM, bahkan lebih boros dibanding versi native sebelumnya.
Sebaliknya, aplikasi native di Windows dirancang untuk berjalan langsung di atas komponen sistem, memanfaatkan API dan memori Windows secara langsung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260406-Ilustrasi-Windows-11.jpg)