12 Puisi tentang Malam yang Menggambarkan Sunyi, Doa, dan Kehidupan

Kumpulan 12 Puisi tentang "Malam" ini, suasana gelap digambarkan sebagai ruang untuk menyimpan rindu, mengenang masa lalu, hingga memanjatkan doa..

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest.com @mayar alhaidary
12 Puisi tentang Malam yang Menggambarkan Sunyi, Doa, dan Kehidupan. 

Ringkasan Berita:
  • Kumpulan 12 puisi bertema malam menggambarkan suasana sunyi, rindu, dan perenungan batin lewat bahasa sederhana namun bermakna.
  • Malam dimaknai sebagai ruang yang tenang untuk menerima kehilangan, menyimpan doa, dan menyiapkan diri menuju pagi.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Malam kerap menjadi waktu yang dekat dengan perenungan dan keheningan batin.

Setiap puisi menghadirkan sudut pandang berbeda tentang malam, mulai dari sunyi yang menenangkan hingga kehilangan yang perlahan diterima.

Bahasa yang digunakan sederhana namun sarat makna, membuat pembaca mudah larut dalam suasana yang dibangun.

Melalui bait-bait reflektif, malam tidak digambarkan sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai teman yang setia menemani perjalanan batin manusia.

Kumpulan 12 Puisi tentang "Malam" ini, suasana gelap digambarkan sebagai ruang untuk menyimpan rindu, mengenang masa lalu, hingga memanjatkan doa secara diam-diam.

 

1. Malam Pertama 

Malam turun perlahan dari langit tua

Membawa sunyi di lipatan angkasa

Bintang bergetar seperti doa renta

Angin pun bicara dengan suara senja

 

Di beranda jiwa aku duduk sendiri

Menyimak gelap yang kian berseri

Waktu berhenti langkah pun mati

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved