5 Penemuan Hebat yang Lahir Tanpa Sengaja, Salah Satunya Microwave
5 Penemuan Hebat yang lahir Tanpa Sengaja, 1. Microwave, 2. Penisilin, 3. Post-It Notes
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Seringkali, inovasi terbesar manusia tidak lahir dari rencana yang matang di laboratorium, melainkan dari kesalahan konyol, kecelakaan kecil, atau rasa penasaran yang muncul saat sesuatu berjalan di luar kendali.
Beberapa benda yang kita gunakan setiap hari ternyata ditemukan karena para ilmuwannya "gagal" dalam eksperimen aslinya.
Berikut adalah kisah menarik di balik 5 penemuan hebat yang terjadi karena ketidaksengajaan:
Baca juga: 4 Rekomendasi Wisata Edukasi Budaya di Sleman yang Sarat Nilai Sejarah
Microwave
Penemuan oven microwave adalah contoh nyata dari sebuah kecelakaan yang manis. Pada tahun 1945, seorang insinyur bernama Percy Spencer sedang bekerja dengan magnetron (tabung vakum yang menghasilkan gelombang mikro) untuk sistem radar militer.
Saat ia berdiri di dekat perangkat tersebut, ia menyadari sesuatu yang aneh, batang cokelat di dalam sakunya meleleh total.
Bukannya kesal, Spencer justru penasaran. Ia kemudian mencoba meletakkan biji jagung di depan magnetron, dan seketika biji itu menjadi popcorn.
Penemuan ini mengubah cara kita memasak selamanya, berawal dari sebatang cokelat yang lumer di saku celana.
Penisilin
Dunia medis berhutang budi pada kecerobohan Alexander Fleming. Pada tahun 1928, ahli bakteriologi ini meninggalkan laboratoriumnya untuk berlibur tanpa membersihkan cawan-cawan petri berisi bakteri Staphylococcus.
Sekembalinya dari liburan, ia menemukan salah satu cawan petrinya ditumbuhi jamur, dan yang mengejutkan, bakteri di sekitar jamur tersebut mati.
Jamur itu ternyata adalah Penicillium notatum. Kecelakaan karena cawan kotor ini melahirkan antibiotik pertama di dunia, yang sejak saat itu telah menyelamatkan jutaan nyawa dari infeksi mematikan.
Post-it Notes
Kertas catatan kuning yang bisa ditempel-lepas ini sebenarnya adalah hasil dari sebuah "kegagalan" lem.
Pada tahun 1968, Spencer Silver, seorang ilmuwan di perusahaan 3M, berusaha menciptakan lem super kuat untuk industri kedirgantaraan.
Alih-alih lem kuat, ia malah menghasilkan perekat yang sangat lemah: bisa menempel tapi mudah dilepas tanpa merusak permukaan.
Selama bertahun-tahun, lem ini dianggap tidak berguna, sampai rekannya, Arthur Fry, merasa kesal karena pembatas buku di buku nyanyian gerejanya terus terjatuh.
Kegagalannya menciptakan lem kuat ini justru menjadi solusi alat tulis kantor paling ikonik di dunia.
Slinky
| Breaking News : Mayat Lansia Wanita Ditemukan di Saluran Irigasi di Pakem |
|
|---|
| Fakta-fakta Meninggalnya Driver Online di Gedongtengen Jogja: Identitas dan Dugaan Penyebab Kematian |
|
|---|
| Temuan Mayat Pria di Dalam Mobil di Concat Sleman, Polisi: Diduga Keracunan Karbon Monoksida |
|
|---|
| Heboh Sosok Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Condongcatur Sleman |
|
|---|
| Mayat Lansia Tanpa Kepala di Kali Konteng Gamping, Polisi: Korban Tewas Lebih dari 8 Jam yang Lalu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Microwave-Bos.jpg)