Serie A

Nasib Tragis Oknum Suporter Inter Milan Pelempar Kembang Api ke Arah Emil Audero

Pelaku pelemparan kembang api yang mengenai kiper Cremona, Emil Audero, disebut terluka parah saat melempar kembang api kedua tak lama kemudian.

|
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
instagram.com/emil_audero
Emil Audero Pakai Gelang Khas Lombok Jelang Debut Timnas Indonesia, Simbol Ikatan Emosional 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku pelemparan kembang api yang mengenai kiper Cremona, Emil Audero, disebut terluka parah saat melempar kembang api kedua tak lama kemudian.
  • Pertandingan Cremona vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin, diwarnai dengan insiden.
  • Penonton yang disebut sebagai suporter Inter Milan tersebut dikabarkan harus kehilangan tiga jarinya atas insiden tersebut.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelaku pelemparan kembang api yang mengenai kiper Cremona, Emil Audero, disebut terluka parah saat melempar kembang api kedua tak lama kemudian.

Pertandingan Cremona vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin, diwarnai dengan insiden yang tidak mengenakkan.

Penonton yang disebut sebagai suporter Inter Milan tersebut dikabarkan harus kehilangan tiga jarinya atas insiden tersebut.

Sebagai informasi, pertandingan Cremona vs Inter Milan tadi malam WIB sempat dihentikan sementara ketika terdengar ledakan keras.

Setelahnya, asap tebal bahkan memenuhi udara stadion saat sebuah kembang api yang dilemparkan dari tribun pendukung Inter Milan mengenai Audero.

Namun, kiper tim nasional Indonesia itu mampu pulih dan melanjutkan permainan, meskipun mengalami luka kecil dan bekas luka bakar di kakinya.

Interisti kecam oknum suporter

Beberapa menit kemudian, terdengar ledakan keras lainnya, meski saat itu kembang api tidak mengenai pemain di lapangan.

Keributan terjadi di dalam tribun pendukung tim tamu, di mana sebagian besar pendukung Inter Milan, Interisti sangat marah kepada oknum ini.

Pasalnya, mereka merasa aksi tersebut membahayakan pertandingan dan juga merupakan ancaman nyata bagi para pemain.

Namun, menurut La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera, orang yang bertanggung jawab itu akhirnya diketahui identitasnya karena ia datang ke rumah sakit di Cremona.

Yang bersangkutan disebut mengalami cedera tangan, di mana mengalami luka serius pada tiga jarinya sendiri.

Menurut informasi, dia akan ditangkap dan dilarang menghadiri stadion untuk pertandingan resmi berikutnya di Italia.

Artinya, bukan tidak mungkin pihak berwenang akan melarang semua suporter Inter Milan menghadiri pertandingan tandang.

Marotta soal insiden Audero

Sementara itu, Presiden Inter Milan Beppe Marotta mencoba mengantisipasi situasi dengan secara terbuka mengutuk pelaku perundungan dan meminta maaf kepada warga Cremona.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved