Cara PSS Sleman Jaga Kebugaran Pemain di Jeda Kompetisi, Pagi Latihan Beban Sore Game
PSS Sleman terus memanaskan mesin jelang kembali bergulirnya Pegadaian Championship 2025/2026.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – PSS Sleman terus memanaskan mesin jelang kembali bergulirnya Pegadaian Championship 2025/2026.
Tim Super Elja menggelar latihan intensif dengan dua sesi, pagi dan sore, guna mengembalikan kondisi kebugaran pemain usai jeda kompetisi.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menjelaskan bahwa porsi latihan saat ini lebih difokuskan pada peningkatan kondisi fisik atau conditioning pemain.
Latihan pagi dilakukan di pusat kebugaran, sementara sesi sore digelar di lapangan.
“Yang pasti kita latihan pagi dan sore. Pagi kita di gym, sore di lapangan. Intinya kita lebih banyak ke conditioning untuk meningkatkan kondisi fisik. Jadi lebih banyak fisikal di hari ini,” ujar Ansyari, Jumat (19/12/2025).
Program latihan tersebut telah disusun sejak awal pekan. Pada Senin dan Rabu, tim menjalani latihan dua sesi, sedangkan pada Selasa latihan digelar pada sore hari.
Pola ini diterapkan untuk memastikan kondisi fisik pemain kembali optimal saat melawan Persipal Palu di akhir Desember ini.
Baca juga: PSS Sleman Berduka, Salah Satu Pendiri Klub Sudarsono KH Tutup Usia
Ansyari menegaskan, program peningkatan fisik ini bukan didasarkan pada evaluasi negatif, melainkan bagian dari persiapan setelah libur cukup panjang.
Ia menyebut para pemain sempat menikmati libur hampir 10 hari.
“Ini kan di masa jeda kompetisi yang panjang. Jadi prepare-nya kita mulai dari fisik kita naikkan lagi. Karena kita hampir 10 hari libur, jadi meningkatkan kondisi fisik, ditambah lagi ada taktikal dan uji coba,” jelasnya.
Terkait kondisi pemain, Ansyari mengaku puas dengan progres yang ditunjukkan timnya. Ia menilai seluruh pemain menunjukkan semangat dan kemauan tinggi dalam menjalani program latihan.
“Kalau kita lihat progresnya pemain luar biasa. Mereka melakukannya dengan sangat baik, punya kemauan yang sama dan semangat juang yang tinggi. Kita sangat gembira, mereka antusias. Ini apresiasi kita buat seluruh pemain,” pungkasnya. (*)
| Nova Arianto Senang PSS Sleman Naik Kasta ke Super League, Singgung Derby DIY Kontra PSIM |
|
|---|
| Dirut PSS Sleman Sambut Derby DIY dengan Pesan Damai untuk Suporter |
|
|---|
| Derby DIY Bakal Kembali Tersaji di Kasta Tertinggi, Bos PSIM Yogyakarta Ungkap Hal Ini |
|
|---|
| Huistra Kembali Jadi Head Coach PSS Sleman, Yoni Arseto: Persiapan Super League Sudah Jalan |
|
|---|
| Mini Museum 50 Tahun PSS Sleman Jadi Wujud Impian Super Elja, Begini Kata Dirut PT PSS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PSS-Sleman-Akui-Tak-Mudah-Datangkan-Pemain-Incaran-di-Bursa-Transfer-Paruh-Musim.jpg)