Debut SDN Nglarang Juara KU 10 MLSC Seri 2 Yogyakarta
SDN Nglarang mampu terbang tinggi dengan menjadi juara meski berstatus tim debutan setelah berhasil mengakhiri asa SD Muhammadiyah Sapen
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Laga pamungkas MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Yogyakarta Seri 2 2025-2026 di Stadion Tridadi Sleman, pada Minggu (1/2/2026)berlangsung ketat danmenegangkan hingga peluit akhir.
Di Kelompok Umur (KU) 10, SDN Nglarang mampu terbang tinggi dengan menjadi juara meski berstatus tim debutan setelah berhasil mengakhiri asa SD Muhammadiyah Sapen.
Sementara, SD Muhammadiyah Sapen memastikan gelar juara di kategori KU 12 setelah menundukkan SD Muhammadiyah Karangploso pada partai final, sekaligus menutup kiprah mereka dengan hasil manis setelah perjuangan tim KU 10 belum berbuah gelar.
Keberhasilan menjadi juara yang diraih SDN Nglarang begitu dramatis dan penuh mentalitas tinggi.
Sebagai tim debutan, mereka tidak diunggulkan untuk bisa menjadi juara mengingat SD Muhammadiyah Sapen juga memiliki kualitas pemain lebih baik dan merata.
Bahkan, peluang SDN Nglarang sempat mengecil karena SD Muhammadiyah Sapen bisa unggul cepat 2-0 ketika pertandingan baru berjalan 6 menit.
Kedua gol tersebut masing-masing tercipta dari Ralin Abida Fitria dan Faliha Mufida.
Dalam situasi tertinggal, skuad besutan pelatih Muhammad Daffa Harza Arifin menolak menyerah dan terus membuat gol balasan.
Upaya SDN Nglarang memangkas jarak gol lahir pada menit ke-9. Sang pemain bintang, Danisa Anindya Nuha Zahira melakukan penetrasi di sisi lapangan dan melewati semua hadangan pemain lawan, membuatnya bisa melepaskan umpan silang mendatar ke mulut gawang SD Muhammadiyah Sapen.
Baca juga: Transfer Resmi Liga Inggris Hari Terakhir 30 Januari: Spurs, MU, City, Liverpool, Chelsea, Arsenal
Azra Alesha Qaireen Alkatiri yang berdiri bebas tanpa kawalan pun dengan mudah menyambut umpan tersebut lewat sontekan dan mencetak gol.
Memasuki awal babak kedua, peluang perebutan gelar juara kembali terbuka lebar setelah SDN Nglarang mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-20 melalui tembakan jarak jauh Danisa yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang SD Muhammadiyah Sapen, Yafina Alyzta Ufaira.
Hingga tiga menit sebelum laga tuntas,pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Situasi berubah 180 derajat saat SDN Nglarang mengoleksi dua gol tambahan di menit-menit akhir.
Kedua gol yang dilesakkan Danisa dan Azra memastikan SDN Nglarang tampil sebagai juara MilkLife Soccer Challenge
Yogyakarta Seri 2 2025-2026 dengan skor akhir 4-2. Dari sektor KU 12, pertemuan antara tim yang berpredikat juara bertahan, yakni SD Muhammadiyah Karangploso dan SD Muhammadiyah Sapen menjadi panggung untuk adu tajam goal-getter masing-masing tim, Nadia Shakila Azzahra dan Shima Putri Larasati.
| Seri Kedua MLSC Yogyakarta Sangat Ketat, Seleksi All Star DIY untuk Bersaing di Kudus |
|
|---|
| MSLC 2025-2026 Masuki Seri 2, Buka Peluang Pesepakbola Putri di Dua Kota di Luar Pulau Jawa |
|
|---|
| Pelatih PSIM Yogyakarta Heran Tak Ada Turnamen Domestik di Indonesia Selain Liga: Cukup Disayangkan |
|
|---|
| Lipeg X 2025 Resmi Dibuka, Wadah Kreatifitas Pelajar Gunungkidul |
|
|---|
| MSLC 2025-2026 Kian Memanas, Puluhan Tim Sepakbola Putri se-DIY Berebut Tiket 8 Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/SDN-Nglarang-Juara-MLSC-Seri-2-Yogyakarta.jpg)