Rakerda NPCI DIY 2025 Matangkan Program Menuju PEPARNAS XVIII 2028
Rakerda ini menjadi momentum penting dalam memantapkan langkah organisasi menghadapi PEPARNAS XVIII Tahun 2028.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) NPCI DIY 2025 di Hotel Cavinton Yogyakarta, Sabtu (13/12/2025).
Rakerda ini menjadi momentum penting dalam memantapkan langkah organisasi menghadapi PEPARNAS XVIII Tahun 2028.
Ketua Panitia Rakerda NPCI DIY, Atok Suhartanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakerda NPCI DIY 2025 berlandaskan Anggaran Dasar NPCI BAB X tentang Rapat Kerja, Pasal 29 Rapat Kerja Provinsi, serta Surat Keputusan Ketua NPCI DIY Nomor 12.09/NPCI-DIY/XII/2025.
”Rakerda NPCI DIY 2025 memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya menyampaikan laporan umum hasil kerja organisasi selama tahun 2025, baik pada Bidang Organisasi, Bidang Pembinaan Prestasi, Bidang Kesejahteraan dan Kerja Sama, maupun penggunaan anggaran,” katanya.
Selain itu, forum ini juga menjadi ajang evaluasi kinerja organisasi guna melakukan pembenahan dan peningkatan berkelanjutan, sekaligus menyusun program kerja NPCI DIY tahun 2026.
Sekretaris Umum NPCI DIY, Sudartik, yang mewakili Ketua Umum NPCI DIY, menegaskan bahwa Rakerda merupakan proses strategis bagi organisasi untuk memperkuat fondasi, menyempurnakan tata kelola.
Baca juga: KONI DIY Gelar Workshop Kerja Sama & Hukum, Fokus Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Atlet
Selain itu juga merumuskan arah kebijakan yang lebih progresif demi peningkatan prestasi olahraga penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“RAKERDA hari ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan komitmen dalam menyiapkan atlet-atlet terbaik menuju PEPARNAS XVIII Tahun 2028,” ujarnya.
Sudartik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta sidang pleno yang telah berperan aktif memberikan pandangan dan kritik konstruktif dalam penyempurnaan program kerja tahun 2026.
Menurutnya, berbagai keputusan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi mandat moral untuk bekerja lebih profesional, inklusif, dan berdampak luas.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada NPC Indonesia, Pemerintah Daerah DIY, para mitra lembaga, perguruan tinggi, serta seluruh insan olahraga yang terus memberikan dukungan bagi pengembangan olahraga prestasi penyandang disabilitas.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk mewujudkan target besar NPCI DIY dalam meraih prestasi optimal di PEPARNAS XVIII Tahun 2028,” pungkas Sudartik. (*)
| Sembilan Cabor Dipertandingkan, Porkab Sleman 2026 Jadi Ajang Uji Kekuatan Atlet Lokal |
|
|---|
| Porkab Sleman Resmi Dibuka, Jadi Ajang Jaring Atlet Potensial |
|
|---|
| Sembada Fight Championship 2026 Sleman Diikuti 178 Fighter, Jadi Alternatif Nyata Tarung Jalanan |
|
|---|
| KORMI DIY Siap Gelar Forda II 2026, Pendaftaran Peserta Dimulai Pertengahan Mei |
|
|---|
| Ratusan Atlet Se-Jateng dan DIY Rayakan World Taiji and Qigong Day di Lembah Tidar Magelang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rakerda-NPCI-DIY-2025-Matangkan-Program-Menuju-PEPARNAS-XVIII-2028.jpg)