PSS Sleman
Update Transfer PSS Sleman dari Manajer Kim Jeffrey Kurniawan
Aktivitas transfer pemain PSS Sleman jelang jendela transfer paruh musim masih dilakukan secara internal.
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Aktivitas transfer pemain PSS Sleman jelang jendela transfer paruh musim masih dilakukan secara internal.
- Manajer PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, mengatakan bahwa manajemen dan staf pelatih terus berkoordinasi untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan tim.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aktivitas transfer pemain PSS Sleman jelang jendela transfer paruh musim masih dilakukan secara internal.
Manajer PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, mengatakan bahwa manajemen dan staf pelatih terus berkoordinasi untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan tim.
“Kalau untuk posisi dan lain-lain masih dibahas secara internal. Sebenarnya sudah dibahas, tapi mungkin kita jaga dulu,” ujar Kim, Rabu (17/12/2025).
Menurut kapten PSS Sleman itu, komunikasi dengan tim pelatih PSS sudah dan masih terus berjalan terkait aktivitas transfer pemain.
Itu karena, masukan dari staf pelatih Super Elja menjadi dasar utama dalam menentukan langkah di bursa transfer paruh musim nanti.
“Kita cari masukan-masukan dari tim atau staf pelatihnya,” jelasnya.
PSS cukup kompetitif
Kim sebenarnya menilai bahwa komposisi skuad PSS musim ini sudah cukup kompetitif dan mampu bersaing di Pegadaian Championship.
Namun ia tidak menutup kemungkinan adanya penambahan pemain demi memperkuat kedalaman skuad Laskar Sembada.
Kim mengakui bahwa bursa transfer pertengahan musim atau paruh musim memiliki tantangan tersendiri.
“Di pertengahan musim, tidak semua pemain yang diinginkan bisa didatangkan. Kita akan melihat mana solusi terbaik,” jelasnya.
Posisi yang butuh penguatan
Ketika ditanya soal posisi yang membutuhkan tambahan kedalaman, Kim menyebut hampir semua sektor masih terbuka untuk diperkuat.
Namun menurutnya, posisi penjaga gawang PSS Sleman dinilainya sudah cukup kuat untuk saat ini.
“Kalau ngomongin kedalaman skuad, sebenarnya bisa memperkuat semua lini,” jelasnya soal kedalaman skuad pasukan Ansyari Lubis.
“Kiper saya rasa oke. Lini belakang, tengah, dan mungkin lini serang juga. Tapi semua tergantung ketersediaan pemain di bursa transfer pertengahan musim.”
Peran ganda Kim
Sebelumnya, per 26 Agustus 2025, PSS Sleman secara resmi menunjuk Kim Jeffrey Kurniawan untuk mengawal perjalanan PSS di ajang Championship 2025/2026.
Dia menggantikan Leonard Tupamahu sebagai manajer tim Super Elang Jawa.
“Dalam kapasitasnya, Kim akan berperan penting sebagai penghubung antara tim pemain, mendukung peran Ansyari Lubis sebagai Head Coach serta manajemen,” demikian bunyi keterangan resmi PSS Sleman.
Executive Representative PSS Sleman, Vita Subiyakti membenarkan pergantian itu.
"Pak Leo kan fokus ambil sertifikasi pelatih untuk jenjang karirnya. Jadi memang harus ada yang mengisi manager tim," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (26/8/2025).
Kim Jeffrey Kurniawan sendiri sudah berada di PSS sejak BRI Liga 1 2021/22 silam dengan status sebagai pemain.
Hingga saat ini, Kim yang didatangkan dari Persib Bandung itu, sudah mencatat 99 pertandingan bersama PSS Sleman.
Dia juga berkontribusi mencetak 10 gol dan 5 assist bagi Super Elang Jawa.
Pada BRI Liga 1 2021/22, Kim tercatat tampil untuk PSS sebanyak 31 pertandingan dengan mencetak 3 gol dan 2 assist.
Lalu pada musim 2022/23, pemain yang kini berusia 35 tahun itu mencatat 29 pertandingan bersama PSS dengan menyumbang 6 gol dan 2 assist.
Sedangkan di musim 2023/24, Kim tercatat tampil dalam 30 laga dengan mencetak 1 gol dan 1 assist.
Sementara pada BRI Liga 1 2024/25, Kim tercatat hanya tampil dalam satu pertandingan awal saja yang kemudian harus istirahat panjang karena dihantam cedera serius yang membuatnya absen sepanjang musim itu.
Uji coba lagi
Sementara itu, PSS Sleman berencana kembali menggelar satu laga uji coba tambahan selama masa jeda kompetisi kasta kedua.
Sebelumnya, Super Elja telah melakoni satu pertandingan persahabatan menghadapi Garudayaksa FC.
Agenda uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya tim pelatih PSS dalam upaya menjaga ritme dan kesinambungan kompetisi di dalam skuad selama kompetisi resmi tengah berhenti sementara.
Kemenangan tipis 1-0 atas Garudayaksa FC dinilai belum sepenuhnya memuaskan jajaran pelatih Laskar Sembada.
Oleh karena itu, satu laga uji coba lagi kini tengah dipersiapkan untuk mengisi agenda pada akhir pekan mendatang.
“Kemungkinan ada. Jadi, setiap Sabtu mungkin ada uji coba,” ucap Pelatih PSS Ansyari Lubis.
Menurut Ansyari, rencana uji coba secara rutin setiap pekan memang sudah menjadi bagian dari program yang disusun tim pelatih selama periode jeda kompetisi.
Tujuannya, menjaga kondisi fisik pemain sekaligus memastikan sentuhan bola tetap terjaga.
Selain itu, Ansyari menilai keberlanjutan agenda uji coba sangat krusial untuk mempertahankan siklus kompetisi di internal tim.
Terhentinya pertandingan resmi berpotensi menghilangkan nuansa dan rasa bertanding para pemain.
“Ya, itu tadi kami harus ada uji coba. Supaya momentum kami bermain itu ada,” tegasnya.
Meski demikian, Ansyari mengungkapkan bahwa hingga kini PSS Sleman masih belum mengantongi kepastian mengenai calon lawan yang akan dihadapi pada laga persahabatan tersebut.
Saat ini, manajemen bersama tim pelatih masih melakukan komunikasi dengan sejumlah tim yang berpeluang menjadi lawan tanding.
“Masalah lawannya kami belum tahu yang Sabtu depan,” ujarnya.
| Tiga Laga Krusial PSS Sleman, Jadi Penentu Tiket Promosi ke Super League Musim Depan |
|
|---|
| PSS Sleman U-19 Taklukkan Persiraja, Anang Hadisaputra Soroti Finishing |
|
|---|
| Pieter Huistra: PSS Sleman Tak Boleh Larut dalam Kekalahan |
|
|---|
| Sisi Kanan Pertahanan Jadi Titik Rawan, PSS Sleman Coba Beberapa Opsi Pemain |
|
|---|
| PSS Sleman Kalah dari Barito Putera, Ansyari Lubis Soroti Hilangnya Fokus Pemain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kapten-PSS-Sleman-Kim-Jeffrey-Kurniawan-2812025.jpg)