Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Terobosan Nasional Siap Temani Warga Yogyakarta di Libur Lebaran
Warga Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya bersiaplah menyambut pencapaian baru dalam industri perfilman Tanah Air.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Warga Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya bersiaplah menyambut pencapaian baru dalam industri perfilman Tanah Air.
Film keluarga bergenre fiksi ilmiah (sci-fi), Pelangi di Mars, karya sutradara Upie Guava di bawah naungan rumah produksi Mahakarya Pictures, dijadwalkan tayang perdana di seluruh jaringan bioskop, termasuk di Yogyakarta, bertepatan dengan momentum libur Lebaran pada 18 Maret 2026.
Kehadiran film ini menandai puncak dari perjalanan panjang produksi selama lebih dari lima tahun yang digagas sejak 2020.
Pelangi di Mars tidak sekadar menawarkan narasi anak-anak yang spektakuler, tetapi juga mendobrak batasan sinematika nasional melalui pemanfaatan teknologi Extended Reality (XR) dalam proses pembuatannya.
Proyek ambisius ini dicatat sebagai film Indonesia pertama yang berhasil mengeksekusi efek visual kelas dunia dengan melibatkan ratusan pekerja kreatif dari seluruh penjuru Nusantara.
Terkait besarnya skala kolaborasi tersebut, Produser Dendi Reynando membagikan momen emosional yang dialaminya saat pergelaran JAFF Market, ketika ia bertemu dengan salah satu animator 3D dari vendor yang turut mengerjakan proyek ini.
“Dia datang jauh-jauh hanya untuk berterima kasih karena desainnya bisa menjadi bagian dari film ini. Dari situ saya menyadari bahwa Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” ungkap Dendi.
Dari kursi penyutradaraan, Upie Guava tidak main-main dalam merajut visi sinematiknya. Tumbuh dengan asupan film-film sci-fi ikonik Hollywood seperti Jurassic Park dan Star Wars, Upie memiliki kerinduan mendalam agar anak-anak Indonesia memiliki sosok pahlawan dan pemantik mimpi dari negeri sendiri.
“TSaya ingin dari menonton Pelangi di Mars, anak-anak Indonesia bisa berpikir kalau mereka boleh bermimpi setinggi langit, dan mereka mampu menggapainya,” ujar Upie Guava.
Visi besar tersebut direpresentasikan kuat melalui karakter utama bernama Pelangi, sosok anak pertama yang dikisahkan lahir di Planet Mars.
Melalui karakter Pelangi, film ini membawa pesan moral yang mendalam mengenai kegigihan anak Indonesia dalam upaya menyelamatkan dunia, yang dikemas rapi dalam balutan teknologi mutakhir.
Setelah melalui proses penggarapan sejak 2020, petualangan Pelangi di Mars akhirnya sampai di tujuan dan siap dinikmati oleh seluruh keluarga di Indonesia.
| Judul dan Jam Tayang Film di Bioskop CGV Pakuwon Mall Jogja Hari Ini, Rabu 1 April 2026 |
|
|---|
| 5 Judul Top Box Offices Yoo Hae-Jin yang Tembus 10 Juta Penonton |
|
|---|
| Jam Tayang dan Daftar Film Bioskop CGV Pakuwon Mall Jogja Minggu 5 April 2026 |
|
|---|
| Film 'Pelangi di Mars' Tawarkan Petualangan Luar Angkasa dan Edukasi Lingkungan |
|
|---|
| KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 133 Barang Penumpang Tertinggal Selama Masa Angkutan Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tampilan-poster-film-fiksi-ilmiah-anak-Pelangi-di-Mars-garapan-sutradara-Upie-Guava.jpg)