Once We Were Us: Kisah Pertemuan Kembali Mantan yang Tak Pernah Berkabar
Setelah "Exhuma" (2024), "Once We Were Us" hadir sebagai film layar lebar Korea Selatan yang dinikmati oleh mayoritas masyarakat lokal.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Film Korea Selatan "Once We Were Us" menarik perhatian penonton Indonesia sejak tayang pada Februari 2026 dengan kisah romansa penuh nostalgia.
- Film ini merupakan karya adaptasi dari film China yang berjudul "Us and Them" yang rilis pada tahun 2018.
- Dibintangi Koo Kyo-Hwan dan Moon Ga-Young, film ini menceritakan pertemuan kembali dua mantan kekasih setelah berpisah tanpa kabar selama satu dekade.
TRIBUNJOGJA.COM - Bioskop Tanah Air kembali digemparkan dengan rilisan film Korea Selatan berjudul “Once We Were Us”.
Setelah sebelumnya diguncangkan oleh film perdukunan “Exhuma” yang mulai tayang pada Februari 2024, Indonesia kembali mendapatkan kesempatan untuk memutar film produksi Negeri Ginseng ini.
Pertama kali naik layar pada 20 Februari 2026, film romansa ini masih bertahan kuat hingga hampir satu bulan penayangan, menandakan betapa populernya “Once We Were Us” di kalangan masyarakat lokal.
Bukan hanya karena plot yang disajikan saja, keputusan untuk menggandeng aktor dan aktris muda yang sedang naik daun di Korea Selatan dalam film ini cukup membuat perhatian masyarakat internasional tersedot penuh ke dalam filmnya.
Akting natural yang disajikan oleh Koo Kyo-Hwan dan Moon Ga-Young sebagai pemeran utama dalam sinema kali ini diakui berhasil menghanyutkan penggemar ke dalam cerita yang menyayat hati.
Permainan color grading untuk menghasilkan nuansa dan mood yang lebih spesifik juga sukses menambah tampilan sinematik dari kisah dua sejoli yang tak ditakdirkan bersama ini.
Baca juga: Bukan CGI, Ternyata Pemeran Hantu Jepang di Film Exhuma Punya Tinggi 2,2 Meter
Pertemuan Tak Disengaja Setelah Berpisah dan Putus Komunikasi
“Once We Were Us” merupakan tayangan romansa yang menceritakan kisah Eun-Ho (Koo Kyo-Hwan) dan Jeong-Won (Moon Ga-Young).
Mengambil latar belakang Seoul tahun 2008, Eun-Ho dikisahkan tak sengaja bertemu dengan Jeong-Won dalam sebuah bus yang menuju kampung halaman keduanya.
Tertarik sejak pandangan pertama, Eun-Ho, yang merupakan anak dari pemilik kedai di pedesaan, menawarkan Jeong-Won untuk ikut bersamanya ketika bus yang ditumpangi mendadak berhenti sebab adanya longsor yang terjadi di tengah perjalanan.
Pertemanan dan persahabatan pun terjalin di antara keduanya sampai akhirnya berkembang menjadi kisah romansa karena rasa nyaman terhadap satu sama lain.
Sembari melalui hiruk-pikuk kota bersama-sama, keduanya berbagi mimpi dan tujuan dengan disertai cinta yang semakin mekar tiap harinya.
Namun, kerasnya takdir yang dihadapi membuat Eun-Ho dan Jeong-Won harus berpisah tanpa kata pamit.
Satu dekade kemudian, mereka tak sengaja dipertemukan kembali dalam sebuah penerbangan dari Vietnam menuju Korea Selatan yang tertunda sebab terjadinya badai.
Nostalgia dan perenungan terhadap kisah di masa lalu menjadi aktivitas yang dilakukan keduanya sembari menunggu badai usai.
Obrolan yang terjadi dibalut dengan rasa emosional tinggi atas kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi apabila mereka berusaha lebih lagi sebagai seorang kekasih kala itu.
Baca juga: Iran Kembali Bombardir Israel, Kali Ini Pakai Rudal Sejjil
Tayangan Perpisahan yang Tak Boleh Dilewatkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/16032026-Once-We-Were-Us-2.jpg)