Panduan Artificial Lighting: Cara Menggunakannya dalam Fotografi

Artikel ini akan membahas cara menggunakan artificial lighting dalam fotografi, mulai dari jenis sumber cahaya buatan, fungsi dan karakteristiknya.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest
Artificial Lighting 

Beberapa lampu LED modern juga menawarkan pengaturan suhu warna dan intensitas cahaya.

Fitur ini memudahkan fotografer menyesuaikan pencahayaan dengan konsep visual tanpa harus mengganti filter atau pengaturan kamera secara ekstrem.

3. Continuous Light

Continuous light merupakan jenis pencahayaan buatan yang menyala secara terus-menerus.

Jenis lampu ini sering digunakan dalam produksi video, tetapi juga efektif untuk fotografi diam.

Karena cahaya yang dihasilkan dapat dilihat secara real-time, continuous light sangat membantu fotografer pemula dalam memahami arah dan kualitas cahaya.

Bayangan dan highlight dapat diamati langsung sebelum tombol rana ditekan.

Keterbatasan continuous light terletak pada output cahayanya yang umumnya lebih rendah dibandingkan strobe.

Oleh karena itu, penggunaan ISO yang lebih tinggi atau aperture besar sering diperlukan, terutama pada kondisi cahaya minim.

4. Sidelights atau Lampu Samping

Sidelights atau lampu samping menghasilkan pancaran cahaya yang relatif sempit dan terarah.

Lampu ini digunakan untuk menciptakan sorotan khusus pada subjek atau bagian tertentu dari objek foto.

Dalam praktiknya, sidelights sering dimanfaatkan untuk menambah dimensi dan kedalaman visual.

Dengan menempatkan cahaya dari samping, tekstur subjek akan lebih menonjol karena bayangan yang terbentuk lebih tegas.

Teknik pencahayaan samping banyak digunakan dalam fotografi potret artistik, still life, dan fotografi produk untuk menekankan bentuk serta detail permukaan objek.

Baca juga: 6 Cara Memaksimalkan Cahaya Alami agar Foto Terlihat Lebih Estetik

Memahami Pentingnya Modifikator Cahaya

Sumber cahaya buatan saja tidak cukup untuk menghasilkan pencahayaan yang optimal.

Karakter cahaya yang terlalu keras atau terlalu terfokus dapat menghasilkan bayangan tajam yang tidak diinginkan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved