La La Lost You NIKI, Bukan Hanya Tentang Kehilangan Orang, Tapi Diri Sendiri
Lagu ini menggambarkan sisi rapuh dan jujur dari NIKI dalam menghadapi kehilangan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Lagu “La La Lost You” merupakan salah satu karya paling menyentuh dari NIKI atau Nichole Zefanya.
Penyanyi asal Indonesia yang kini sukses di kancah musik internasional.
Dirilis pada tahun 2019 sebagai bagian dari album Head in the Clouds II dibawah label 88rising.
Lagu ini menggambarkan sisi rapuh dan jujur dari NIKI dalam menghadapi kehilangan.
Dengan suara lembut dan nuansa penuh emosi, NIKI mengajak pendengarnya masuk ke ruang sunyi yang penuh kerinduan dan introspeksi diri.
Di balik melodinya yang menenangkan, lagu ini menyimpan kesedihan mendalam tentang perpisahan yang tidak hanya membuat seseorang kehilangan orang yang dicintai, tetapi juga kehilangan bagian dari dirinya sendiri.
Setiap kata dalam liriknya terasa seperti potongan kenangan yang perlahan memudar, namun meninggalkan bekas yang sulit dihapus.
Cinta, Kehilangan, dan Pencarian Diri
Banyak yang mengira “La La Lost You” hanya sekadar lagu patah hati, padahal NIKI menulisnya dengan makna yang lebih dalam.
Lagu ini mencerminkan perasaan bingung dan kehilangan arah setelah cinta berakhir.
Lirik seperti “Did I lose you at the blue?” menggambarkan momen refleksi penuh penyesalan pertanyaan batin tentang di mana sebenarnya semuanya mulai salah.
Melalui lagu ini, NIKI menyampaikan bahwa dalam mencintai seseorang, kita sering kali memberi terlalu banyak hingga kehilangan sebagian dari diri kita.
Ketika hubungan itu berakhir, yang hilang bukan hanya pasangan, tetapi juga versi diri yang kita bentuk bersama mereka.
Itulah mengapa kehilangan dalam lagu ini terasa begitu personal karena ia bukan hanya kehilangan cinta, tapi juga kehilangan identitas yang sempat hidup karena cinta tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/NIKI-Menyanyi.jpg)