Ramadan 2026

Hukum Tidur Saat Puasa: Benarkah Bisa Mendapat Pahala?

Tidur saat berpuasa tetap dapat bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang baik.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja
Hukum Tidur Saat Puasa: Benarkah Bisa Mendapat Pahala? (Generate by AI) 

TRIBUNJOGJA.COM - Rasa lemas, mengantuk, hingga kurang bertenaga sering dirasakan saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Kondisi tersebut membuat sebagian orang memilih tidur lebih lama sambil menunggu waktu berbuka agar waktu terasa lebih cepat berlalu.

Di tengah kebiasaan tersebut, muncul anggapan di masyarakat bahwa tidur saat puasa bernilai ibadah dan bisa mendatangkan pahala.

Namun, benarkah anggapan tersebut dalam pandangan Islam?

Ada Hadis yang Sering Dijadikan Rujukan

Dikutip dari Kompas.com, Dosen di Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Imam Makruf, menjelaskan bahwa memang terdapat hadis yang sering dijadikan rujukan terkait pernyataan tersebut.

Hadis yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi menyebutkan:

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni.”

Namun menurut Imam Makruf, hadis tersebut memiliki status dhaif atau lemah, sehingga tidak bisa dijadikan landasan utama dalam menetapkan hukum.

Baca juga: 4 Amalan Setelah Subuh di Bulan Ramadhan, Awas! Jangan Tidur Lagi

Bisa Bernilai Ibadah Jika Dilandasi Niat Baik

Meski demikian, tidur saat berpuasa tetap dapat bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang baik.

Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi pahala, seperti gibah, berkata sia-sia, maupun melakukan hal yang tidak bermanfaat.

Jika seseorang tidur dengan tujuan menghindari perbuatan maksiat atau hal yang dapat merusak pahala puasa, maka tidurnya dapat membantu menjaga kualitas ibadah puasa.

Dengan kata lain, pahala bukan berasal dari aktivitas tidur itu sendiri, melainkan dari usaha seseorang untuk menjaga diri dari perbuatan yang dilarang saat berpuasa.

Mengisi Waktu dengan Ibadah Lebih Dianjurkan

Walaupun tidur tidak membatalkan puasa, para ulama tetap menganjurkan agar waktu di bulan Ramadhan dimanfaatkan dengan aktivitas yang lebih bermanfaat.

Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain:

  • Membaca Alquran
  • Belajar ilmu agama
  • Berdzikir dan memperbanyak doa
  • Membantu sesama
  • Melakukan kegiatan positif

Ramadhan dikenal sebagai bulan yang penuh keberkahan dan pahala dilipatgandakan. Karena itu, mengisi waktu dengan berbagai amal kebaikan dinilai lebih utama dibandingkan hanya tidur sepanjang hari.

Tidur Berlebihan Juga Tidak Dianjurkan

Tidur selama menjalankan puasa memang diperbolehkan, tetapi tidak dianjurkan jika dilakukan secara berlebihan.

Tidur terlalu lama justru dapat menurunkan kondisi fisik sehingga tubuh terasa semakin lemah saat berpuasa.

Selain itu, kebiasaan tersebut juga berpotensi membuat seseorang lalai dari kewajiban utama, seperti menjalankan shalat lima waktu tepat pada waktunya.

Karena itu, tidur saat puasa boleh saja dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh, namun sebaiknya tetap seimbang dengan aktivitas ibadah dan kegiatan bermanfaat lainnya.

Pada akhirnya, tidur bukanlah amalan utama di bulan Ramadhan. Mengisi hari dengan ibadah, belajar, serta aktivitas positif tetap menjadi pilihan yang lebih dianjurkan. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved