Tim Semar UGM Raih Dua Gelar Juara pada Ajang Shell Eco-Marathon di Qatar
Pada ajang yang digelar di Qatar tersebut, Tim Semar UGM menyabet dua gelar juara sekaligus.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kendaraan hemat energi karya mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Semar UGM, meraih prestasi pada Shell Eco-Marathon Asia Pacific and Middle East 2026.
Pada ajang yang digelar di Qatar tersebut, Tim Semar menyabet dua gelar juara sekaligus.
Mobil Semar Urban berhasil meraih Juara 1 pada kategori Urban Hydrogen, sementara Semar Prototype berhasil meraih Juara 3 pada kategori Prototype Listrik.
General Manager Tim Semar, Muhammad Ghani Prayatna, mengatakan Tim Semar sudah dua kali mengikuti kompetisi Shell Eco Marathon di Qatar.
Persiapan Panjang
Proses persiapan pun panjang, sekitar satu tahun.
Apalagi tim ini mengikuti dua ajang sekaligus, yakni Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) dan Shell Eco Marathon.
“Kami melakukan persiapan selama satu tahun. Karena bahan bakar yang digunakan di KMHE dan Shell Eco-Marathon berbeda, kami harus melakukan pengujian khusus untuk SEM 2026. Dari Maret hingga Juni kami fokus testing mobil hidrogen, kemudian Juli hingga Oktober persiapan KMHE, dan Oktober hingga Desember khusus untuk Shell Eco-Marathon,” katanya.
Ia mengungkapkan keterbatasan waktu menjadi salah satu kendala persiapan.
Selain itu, kondisi cuaca, pemeriksaan teknis, hingga adanya indikasi kecurangan.
“Kalau kendalanya bersifat teknis dan subjektif. Untuk indikasi kecurangan, saya meminta anak-anak tetap fokus ke mobilnya, sementara saya yang mengurus dan berkoordinasi dengan komunitas lain,” ungkapnya.
Baca juga: KISAH Siham Hamda, Mahasiswa Asperger UGM Rampungkan Skripsi dengan Dukungan Lingkungan Inklusif
Menurut dia, pencapaian ini tidak hanya soal kemenangan dalam kompetisi, tetapi juga pembelajaran meregulasi emosi, serta kemampuan menghadapi tekanan.
Ia pun berharap prestasi ini dapat terus terjaga dan membuka peluang kolaborasi berbagai pihak.
“Kami ingin Tim Semar UGM dan tim-tim Indonesia lainnya, bisa mendapat dukungan yang lebih besar dari pemerintah, baik secara finansial maupun emosional. selain itu, kami juga berharap pihak-pihak perusahaan otomotif nasional bersedia untuk berkolaborasi dengan Tim Semar UGM,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan UGM, Hempri Suyatna, menambahkan keberhasilan Tim Semar meraih prestasi berkat inovasi berkelanjutan serta solidaritas tim.
Capaian ini tentu dapat menjadi teladan dalam pengembangan prestasi dan kompetensi mahasiswa.
“Raihan juara ini diharapkan menjadi penyemangat untuk pencapaian yang lebih baik di waktu-waktu yang akan datang,” imbuhnya. (*)
| Kompetisi Antarkampus Sudah Terjadi, Sri Sultan HB X Desak UGM Bereskan Manajemen Internal |
|
|---|
| Transformasi BEM UGM Menjadi SEMA, Tiyo Ardianto: Prabowo Tidak Bisa Tidur Nyenyak Lagi |
|
|---|
| UGM Siap Atasi Tantangan Desa Wisata Kreatif Terong di Ajang Genera-Z Berbakti 2026 |
|
|---|
| Kata Peneliti SOREC UGM soal Fenomena Kekerasan Pelajar di DIY |
|
|---|
| Jurusan Teknik UGM Tak Ganti Nama Jadi Rekayasa, Dekan FT UGM: Belum Penting |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Tim-Semar-UGM-Raih-2-Gelar-Juara-dalam-Shell-Eco-Marathon-2026.jpg)