Berita Viral
Viral Dua Siswi SMA 2 Cilacap Kembangkan Ompreng Pendeteksi Makanan MBG
Dari keresahan lahir inovasi. Begitulah yang dilakukan Alya Meisya dan Felda Triana, dua siswi SMA Negeri 2 Cilacap yang menghadirkan Ompreng, alat
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
Alya mengungkapkan rencana untuk menyempurnakan Ompreng agar mampu mendeteksi berbagai jenis bakteri berbahaya yang sering menyebabkan keracunan makanan.
“Jadi alat ini mendeteksi gas yang keluar. Masih mau disempurnakan lagi biar bisa mendeteksi berbagai macam bakteri di antaranya E. coli dan Salmonella,” ujarnya.
Dapat Dukungan Sekolah
Kepala SMA Negeri 2 Cilacap, Masripah, memberikan apresiasi tinggi atas karya kedua siswinya.
“Saat ini masyarakat butuh jaminan makanan MBG aman. Dengan alat ini, keyakinan itu bisa lebih terjaga,” ujarnya.
Masripah menyebut, pihak sekolah bahkan telah mulai menggunakan Ompreng untuk memeriksa makanan MBG sebelum dibagikan kepada siswa.
“Kalau hasil pengecekan menunjukkan tidak layak, pembagian makanan langsung dihentikan demi keamanan anak-anak,” tegasnya.
SMA N 2 Cilacap Panen Prestasi
Selain Alya dan Felda, satu tim lain dari SMAN 2 Cilacap juga lolos sebagai finalis dengan karya bertajuk “SHAZA BREKECEK, Pengembangan Brekecek Kaleng dan Keripik Podol sebagai Upaya Pelestarian Kuliner Lokal dan Solusi Pangan Berkelanjutan.”
Tim ini beranggotakan Zahrana Nur Azizah dan Sabrina Fitri Matalin, yang ingin mengenalkan kuliner khas Cilacap melalui kemasan kaleng dan pouch ramah lingkungan.
Sementara itu, Agus Darwanto, guru pembimbing mereka, juga meraih predikat Pembimbing Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Terbaik dalam ajang yang sama.
Kepala sekolah, Dra. Masripah, M.M.Pd, turut mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Semoga menjadi penyemangat bagi siswa-siswi lainnya untuk menguatkan program Sekolah Riset di SMA Negeri 2 Cilacap sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Cilacap di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ucapnya.
Inovasi Lokal yang Siap Mendunia
Melalui Ompreng, Alya dan Felda membuktikan bahwa inovasi dari pelajar daerah bisa memberikan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Dengan dukungan sekolah dan pengembangan teknologi lebih lanjut, Ompreng berpotensi menjadi terobosan penting dalam memastikan makanan sehat, aman, dan bebas dari risiko keracunan di masa depan.
( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )
| Viral “67” Jadi Word of the Year 2025, Ternyata Ini Makna Uniknya yang Bikin Warganet Heboh |
|
|---|
| KRONOLOGI Jeong Seok-seo atau Jeje Terkait Karifikasi di Instagram dan Bawa Nama Eliano Reijnders |
|
|---|
| Viral Keluarga Christiano Tarigan Buka Suara di Medsos Terkait Kecelakaan Maut BMW di Palagan |
|
|---|
| Viral Gerbong KRL Tergenang Air saat Hujan Deras, KAI Commuter Beri Penjelasan |
|
|---|
| Kronologi Bayi Tersedak Susu di KA Bengawan yang Viral di Medsos, Begini Kondisi Saat Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Alya-Meisya-kanan-dan-Felda-Triana-kiri-Siswi-SMA-Negeri-2-Cilacap-Perancang-Ompreng.jpg)