Rumah Adat Baileo, Perwujudan Nilai Kebersamaan yang Kokoh di Maluku

Bangunan itu adalah Rumah Adat Baileo yang menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan pusat kegiatan adat.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Instagram@exovillage.id
Baileo Rumah Adat Khas Maluku 

2.      Lantai panggung

Baileo dibangun di atas panggung yang tinggi. 

Ini berfungsi untuk menghindari kelembaban dan serangan serangga, serta sebagai penanda bahwa Baileo adalah tempat yang suci, terpisah dari tanah.

3.      Atap yang megah

Atapnya biasanya terbuat dari daun sagu atau ijuk yang dianyam rapi. 

Bentuk atap yang besar dan menjulang tinggi memberikan perlindungan dari panas dan hujan, sekaligus menciptakan ruang yang nyaman di bawahnya.

4.      Hiasan patung

Di beberapa Baileo dapat menemukan patung-patung kecil di bagian depan atap.

Patung-patung ini seringkali berbentuk kepala manusia atau hewan yang diukir dengan makna spiritual dan dipercaya sebagai penjaga Baileo.

Meskipun sederhana dalam material, Baileo adalah bangunan yang penuh akan makna dan nilai. 

Rumah tersebut menjadi saksi bisu perjalanan sejarah dan pasang surut kehidupan masyarakat Maluku.

Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

Meskipun zaman terus berkembang, Baileo tetap lestari sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya di banyak desa adat di Maluku

Baileo bukan hanya peninggalan masa lalu, melainkan simbol hidup dari identitas masyarakat yang kuat dan berpegang teguh pada nilai-nilai persaudaraan. 

Keberadaannya mengingatkan bahwa arsitektur dapat menjadi cerminan dari jiwa sebuah bangsa, di mana setiap tiang dan atapnya menyimpan cerita tentang kebersamaan dan kearifan lokal yang patut dilestarikan. (MG Awega Yunita Sara)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved