USD Lantik 63 Insinyur SMART, Pakai Metode Rekognisi Pembelajaran Lampau

Lulusan terbaik pada periode ini adalah Dr. Andreas Sugiyopranoto SJ, yang merupakan Direktur Politeknik ATMI Surakarta.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
PELANTIKAN - Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur angkatan V periode 2 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025, Jumat (22/8/2025) di Ruang Drost, Kampus III USD, Paingan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma (USD) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Profesi Insinyur angkatan V periode 2 Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025, Jumat (22/8/2025) di Ruang Drost, Kampus III USD, Paingan.

Dalam laporannya, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur USD, Ir. Petrus Setyo Prabowo, M.T., IPM., menyampaikan bahwa peserta program PII pada periode dua semester genap tahun akademik 2024/2025 berjumlah 64 mahasiswa dari 14 instansi atau perusahaan melalui jalur Rekognisi Pengalaman Lampau (RPL).

"Setelah melalui proses penilaian, 63 mahasiswa dinyatakan memenuhi syarat untuk memperoleh gelar insinyur. Satu mahasiswa lulus dengan pujian, 27 mahasiswa lulus dengan predikat sangat memuaskan, dan 35 mahasiswa lulus dengan predikat memuaskan," ungkapnya.

Lulusan terbaik pada periode ini adalah Dr. Andreas Sugiyopranoto SJ, yang merupakan Direktur Politeknik ATMI Surakarta.

Mewakili Rektor USD, Prof. Ir. Sudi Mungkasi, Ph.D., selaku Wakil Rektor I menyampaikan bahwa seorang insinyur adalah problem solver di tengah masyarakat.

"Dalam upaya pemecahan masalah, para insinyur harus menerapkan prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant and Timebound) Goal. Selamat berkarya menjadi insinyur yang smart, yang cerdas, memiliki kompetensi dan keahlian yang dapat memecahkan banyak persoalan di masyarakat," ungkapnya.

Prosesi pelantikan para insinyur diawali dengan penyerahan sertifikat profesi insinyur oleh Wakil Rektor bidang Akademik, simbolisasi pemakaian helm, dan penyerahan pin IKASADHA (Ikatan Alumni Sanata Dharma).

Acara dilanjutkan dengan pengambilan janji sebagai insinyur, penandatanganan janji profesi insinyur, serta pembacaan Panca Prasetya Alumni. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved